Rabu, 16 Juni 2021 10:32:31

Jenderal Sigit Meningkatkan Kepercayaan & Kepuasan Publik Tanpa Hingar Bingar

Jenderal Sigit Meningkatkan Kepercayaan & Kepuasan Publik Tanpa Hingar Bingar

Beritabatavia.com - Berita tentang Jenderal Sigit Meningkatkan Kepercayaan & Kepuasan Publik Tanpa Hingar Bingar

Enam bulan menjabat Kapolri, kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap Polri semakin menanjak. Misalnya, Survey Alvara menyebut tingkat ...

Jenderal Sigit Meningkatkan Kepercayaan & Kepuasan Publik Tanpa Hingar Bingar Ist.
Beritabatavia.com -

Enam bulan menjabat Kapolri, kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap Polri semakin menanjak. Misalnya, Survey Alvara menyebut tingkat kepercayaan publik masyarakat terhadap Polisi mencapai 86,5 persen. Sementara, tingkat kepuasan publik di angka 82,3 persen. Sedangkan capaian kinerja 100 hari Kapolri yang dilantik Presiden Joko Widodo pada 27 Januari 2021 lalu, secara umum dinilai menyentuh 100 persen.Tetapi tidak disertai eforia, semua mengalir seperti air, kerja dan terus bekerja. Tak terdengar hingar bingar meski riuh pujian dan apresiasi atas kinerjanya.

Low profil tapi tegas serta selalu fokus merupakan potret sosok Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Bukan menepuk dada atas kinerja yang terbilang sukses itu. Justru Jenderal Sigit memberikan apresiasi kepada seluruh jajarannya dan meminta agar prestasi yang diraih itu tetap dijaga dan ditingkatkan.

Lulusan AKPOL 1991 itu kini menjadi orang nomor satu di lembaga kepolisian sekaligus motivator untuk seluruh jajarannya agar tetap memberikan yang terbaik bagi negara dan bangsa.Jenderal murah senyum itu tak membuat sikap tegasnya pudar. Misalnya,saat Jenderal Sigit menabuh genderang perang melawan premanisme dengan memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.Tetapi sikap tegas Jenderal Sigit tidak mengundang keriuhan, justru itupula dia dihujani pujian.

Usai membereskan aksi premanisme dan kasus pungli di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Publik kembali melontarkan pujian atas kinerja Polri dibawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Disusul kehebatan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat yang berhasil membongkar sindikat narkoba Internasional dengan menyita barang bukti sabu 1,129 ton asal Timur Tengah. Proses pengungkapan  berlangsung sepanjang Mei hingga Juni di empat lokasi berbeda, yakni Bogor, Bekasi, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.

Jenderal Sigit menjelaskan, para pelaku kejahatan narkoba jenis sabu tersebut melibatkan warga negara asing (WNA) yang masih berstatus narapidana Lapas Cilegon, Banten. "Mereka bekerja sama dengan WNI maupun asing yang menjadi narapidana Lapas di Cilegon," ungkapnya di Polda Metro Jaya, kemarin.

Artinya, Jenderal Sigit menambahkan, dengan menggagalkan peredaran sabu ini sebanyak 5,6 juta jiwa selamat dari narkoba. Bila asumsi harga sabu per gram Rp 1,5 juta, maka nilai yang diperoleh anggota sindikat dari 1,1 ton sabu sekitar Rp 1,6 triliun.

kapolri

Foto : Kapolri dan Kapolda Metro Jaya serta Kabareskrim tunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu 1,129 Ton

Menurutnya, bukan pertama kalinya Polri menggagalkan peredaran narkoba jaringan Timur Tengah. Sebelumnya Polri telah mengungkap dan menyita 2,5 ton sabu. Jika dihitung dalam periode lima bulan terakhir atau sejak Januari tahun ini, jumlah narkoba jenis sabu yang disita sudah mencapai lebih dari 5 ton.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku prihatin karena peredaran narkoba masih marak, terlebih ditengah pandemi Covid-19. Atas dasar itulah Jenderal Sigit ingin membentuk Kampung Tangguh narkoba. Bahkan dia mengaku sudah memerintahkan seluruh Kapolda untuk membangun kampung narkoba.

"Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran narkoba," pintanya.

Sikap tegas dan tenang serta tekun untuk memulai dari hal kecil menuai pujian dan apresiasi kepada Jenderal Sigit. Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon memberi acungan jempol ke Jenderal Sigit. Effendi juga yakin, kinerja Kapolri tidak akan kendor. "Karena dia didampingi tim yang bagus," ulasnya, seperti dilansir Rakyat Merdeka.

Politisi PDIP ini juga memuji gaya Sigit yang menggunakan pendekatan humanis dalam menyelesaikan kasus. Contohnya, saat penindakan pungli dan tindak premanisme di Tanjung Priok, tidak ada kabar satupun jajaran Polri yang dipecat atau dimutasi.

Pujian dan apresiasi juga disampaikan pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati atas kinerja Sigit. Menurutnya, penanggulangan kejahatan pungli dan peredaran narkoba harus digalakkan tanpa pandang bulu. Dia menilai, Sigit bakal terus melanjutkan aksi-aksinya ke depan.

"Kelihatannya Kapolri Jenderal Sigit akan konsisten mengatasi masalah pungli, narkoba, terorisme. Karena tiga hal ini termasuk yang merusak tatanan negara," ujar wanita yang akrab disapa Nuning ini. O red/ Edison

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 14 Oktober 2020
Minggu, 04 Oktober 2020
Jumat, 02 Oktober 2020
Kamis, 01 Oktober 2020
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020
Senin, 28 September 2020
Sabtu, 26 September 2020
Jumat, 25 September 2020
Kamis, 24 September 2020
Rabu, 23 September 2020
Selasa, 22 September 2020