Beritabatavia.com -
Hujan lebat belakangan ini membuat sebagian drainase dan setu di Kebun Binatang Ragunan menjadi penuh air, bahkan luapan air sempat menjebol tembok KBR yang berhadapan dengan pemukiman warga sekitar.
Menyusul robohnya sebagian tembok Kebun Binatang Ragunan awal pekan ini, Lurah Ragunan, Rachmat, mengakui bawah beberapa waktu lalu memang sempat ada keluhan dan kekhawatiran warga berkaitan banyaknya retakan dipagar tembok pinggir jalan tersebut. Tapi tak menyangka akan roboh saat hujan disertai angin pada hari Rabu (20/10), ujarnya ketika dihubungi, Minggu (24/10).
Sementara Bidang Promosi KB Ragunan,Wahyudi Bambang, mengatakan masalah saluran air di pinggir pagar tembok dalam areal KB Ragunan sudah diantisipasi sementara.
Robohnya pagar bukan akibat tembok tak kuat, tapi debit air yang begitu banyak dan adanya pergeseran kontruksi tanah pinggir pagar membuat tembok tak kuat menahan beban air. Sambil menunggu pembangunan tembok pagar yang baru kami memasang pagar triplek dan plastik di lokasi tersebut, ujarnya.
Untuk mengantisipasi musibah lanjutan, tambah dia, pihaknya memang sedang mengeruk setu atau penampungan air maupun saluran air yang ada. Yang jelas dipinggir pagar tembok itu tak ada kandang hewan sehingga aman untuk hewan yang ada di Ragunan maupun bagi warga, katanya. O brn