Senin, 13 Desember 2010 18:24:29

RAPBD DKI Kian Ngawur

RAPBD DKI Kian Ngawur

Beritabatavia.com - Berita tentang RAPBD DKI Kian Ngawur

Setelah Gubernur DKI Fauzi Bowo mengancam akan menggunakan APBD 2010, kali ini Wakil Gubernur Prijanto mempertanyakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ...

RAPBD DKI Kian Ngawur Ist.
Beritabatavia.com - Setelah Gubernur DKI Fauzi Bowo mengancam akan menggunakan APBD 2010, kali ini Wakil Gubernur Prijanto mempertanyakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI ihwal pengalokasian dana APBD yang dinilai melanggar aturan dan ngawur.

Hingga saat ini rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2011 masih belum rampung. Bahkan,  DPRD DKI mengalokasikan dana yang tidak jelas dasar dan peruntukannya. Salah satunya, Dewan menganggarkan Rp 4 miliar untuk bantuan sebuah Perguruan Tinggi (PT) swasta. 

Dalam draf, ada anggaran bantua untuk sebuah PT swasta sebesar Rp 4 M, sebuah Yayasan RS swasta RP 4 M, dan sebuah Sekolah Tinggi Swasta RP 3,9 M. Ini tidak masuk akal, ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto kepada wartawan, Senin (13/12)

Menurutnya, bantuan tersebut menyalahi ketentuan dalam PP No 37/2010 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran.Pemberian bantuan sosial itu boleh, tapi besarannya tidak boleh lebih dari Rp 50 juta. Kalau sebuah institusi pendidikan dapat Rp 4 M, itu kan menyalahi aturan. Lagi pula yang namanya swasta itu sudah mandiri, kenapa harus diberi bantuan sebesar itu, tegas Prijanto. Namun, Jenderal bintang dua itu menolak menyebut pihak-pihak yang akan mendapat bantuan tersebut.

Selain membuat anggaran baru yang dinilai tidak penting, DPRD juga menghapus dan menyunat pos-pos yang dianggap penting oleh Eksekutif.  Salah satu anggaran yang dihapus oleh Dewan adalah anggaran operasional untuk Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Kawasan Jabodetabekjur sebesar Rp 1,5 miliar.
Ini kan badan yang kita buat bersama untuk mengkaji penataan Kawasan Jabodetabekjur. Justru malah dicoret, padahal penanganan masalah di Jakarta memerlukan kerjasama wilayah sekitarnya, terang purnawirawan TNI bintang dua ini.

Pemprov DKI pun segera akan melakukan perbaikan dan penyesuaian terhadap draf yang diajukan oleh para politisi Kebon Sirih. Wagub pun berharap Dewan segera bisa merespon RAPBD yang akan diparipurnakan Jumat (17/12) mendatang.
"Kalau perlu dicoret ya kita coret anggaran yang tidak perlu itu. Kamis akan rampung kita susun dan Jumat kita paripurnakan,tegasnya.0 son
Berita Lainnya
Kamis, 21 September 2023
Rabu, 13 September 2023
Selasa, 29 Agustus 2023
Kamis, 17 Agustus 2023
Senin, 12 Juni 2023
Minggu, 19 Maret 2023
Jumat, 17 Februari 2023
Sabtu, 11 Februari 2023
Rabu, 14 Desember 2022
Sabtu, 19 November 2022
Jumat, 17 Juni 2022
Selasa, 19 April 2022