Beritabatavia.com -
Kasus kecelakaan yang dialami pramudi busway, grafiknya terus meningkat. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo prihatin dengan sistem rekrutman pramudi Busway, yang terkesan asal-asalan. Bahkan disinyalir berbau nepotisme.
Saya minta Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta semakin memperketat proses rekrutmen pramudi busway. Hal ini bertujuan supaya tidak ada lagi kecelakaan yang terjadi di jalur khusus busway
dikarenakan kelalaian pramudi, pesan Fauzi Bowo di Jakarta, Jumat (18/2).
Selain itu, sambung dia, pramudi busway juga harus professional. Dan jangan sampai kejadian kecelakaan yang dilakukan pramudi terulang lagi.
Gubernuir juga minta dalam proses seleksi calon pramudi yang mendaftar harus lebih teliti dengan melihat kelengkapan administrasi. Contohnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) B1. Jika calon pramudi tidak memiliki SIM B1, maka dia tidak boleh menjadi pramudi busway.
Selain itu, BLU Transjakarta diminta semakin cemat dalam pengawasan di lapangan terhadap operasional Bus Tranjaarta di 10 koridornya. Laju bus Transjakarta harus disesuaikan dengan arus lalu lintas yang ada dan memperhatikan adanya kemungkinan warga menyeberang jalur khusus busway. o end