Beritabatavia.com -
Penanggulangan penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di kalangan remaja dan pelajar di Jakarta diyakini dapat dicegah dengan pendekatan yang dilakukan oleh kalangan sebaya mereka. Karena itu, Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta memastikan bakal kembali menggelar program Jakarta Stop AIDS 2011 pada Maret mendatang.
Program yang disokong CSR perusahaan swasta itu membidik para siswa sekolah untuk dijadikan duta AIDS. Dengan semakin banyak mencetak para duta AIDS di kalangan remaja, pencegahan lebih dini terhadap penularan penyakit yang belum ada obatnya itu bisa dilakukan.
Tugas para duta AIDS itu bagaimana memberikan pengertian kepada teman-temannya atau orang di lingkungan sekitarnya seputar AIDS. Baik penularannya serta upaya pencegahannya, ujar Kepala Bidang Promosi dan Pencegahan KPAP DKI Jakarta John Alubwaman, Jumat (18/2).
Hingga saat ini sudah ada 400 duta Jakarta Stop AIDS. Pada 2010 lalu, sebanyak 125 siswa SMP dan 125 siswa SMA/SMK serta 100 guru ditraining secara intensif untuk bisa menjadi duta Jakarta Stop AIDS yang akan menularkan ilmunya kepada lingkungan sekitarnya.
Tercatat sekitar 30 ribu siswa dan guru berhasil diberikan sosialisasi seputar bahaya HIV/AIDS. Sementara pada 2009 tercatat, sebanyak 24.221 siswa dan guru berhasil dirangkul dan pencerahan seputar penyakit yang sudah banyak menelan korban jiwa itu. O brn