Beritabatavia.com -
Pemberantasan sarang nyamuk untuk menekan kasus Demam Berdarah Dengue (BDB) di Jakarta Utara, membuahkan hasil. Terbukti, sejak Januari hingga awal Maret 2011, kasus DBD di Jakarta Utara mencapai 485 kasus. Jumlah ini mengalami grafik penurunan dibanding periode yang sama tahun 2010 mencapai 723 kasus.
Penurunan kasus DBD di Jakarta Utara karena gencarnya kegiatan PSN yang dilakukan warga maupun petugas jumantik. Ke depan kami lebih giat lagi dan tidak boleh lengah untuk terus menekan jumlah kasus DBD di wilayah Jakarta Utara, ujar Kasie Pengendalian dan Masalah Kesehatan, Sudin Kesehatan Jakarta Utara, Ati Sukmaningsih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/3).
Sejak awal tahun hingga kini, jumlah kasus DBD terbanyak terjadi di Kecamatan Tanjungpriok dengan 135 kasus. Disusul Kecamatan Koja 95 kasus, Kecamatan Kelapagading 91 kasus, Kecamatan Cilincing 81 kasus, Kecamatan Pademangan 42 kasus, dan Kecamatan Penjaringan dengan 41 kasus.
Sedangkan untuk tingkat provinsi, saat ini, Jakarta Utara menduduki peringkat ketiga kasus terbanyak DBD dengan 485 kasus. Peringkat pertama ditempati Jakarta Timur dengan 1.030 kasus, Jakarta Selatan dengan 583 kasus, Jakarta Barat dengan 451 kasus, Jakarta Pusat dengan 324 kasus dan Kabupaten Kepulauan Seribu dengan satu kasus.
Selama tahun 2010, kasus DBD di Jakarta Utara mencapai 4.784 kasus, dengan jumlah kasus tertinggi terdapat di Kecamatan Tanjungpriok dengan 1.318 kasus. Disusul Koja 916 kasus, Kelapagading sebanyak 873 kasus, Cilincing 750 kasus, Penjaringan 527 kasus, serta Pademangan 400 kasus. o end