Beritabatavia.com -
Jemaat Gereja GKI Yasmin di Bogor berharap bisa menggelar ibadah perayaan kematian dan kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) di gereja mereka pada Jumat (22/4) dan Minggu (24/4). Juru bicara Jemaat Gereja GKI Yasmin, Bona Sigalingging mengatakan jika gereja masih disegel, jemaat terpaksa menggelar ibadah di trotoar jalanan dekat gereja.
Nanti menjelang Paskah ini, kami rayakan di trotoar. Dua hari raya itu kan sebenarnya hari raya utama orang Kristen dan sangat prihatiin sekali kalau di negara yang katanya ber-Pancasila dan Berbhineka ini, ada yang tidak bisa merayakan hari raya utamanya di gerejanya sendiri.Kami berencana melakukan di gereja. Yang membuat kemudian di pinggir jalan karena blokade polisi, ujar Bona di Bogor, Senin (18/4).
Jemaat Yasmin masih menjalani ibadah mingguan di trotoar jalanan, lantaran sekitar 100an aparat kepolisian setempat masih menghalangi jemaat untuk beribadah di dalam gereja. Pemerintah kota Bogor juga belum membuka segel tempat ibadah mereka. Padahal Mahkamah Agung sudah memutuskan menolak kasasi pemkot Bogor yang melarang pembangunan Gereja Yasmin. O brn