Beritabatavia.com -
Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diah didampingi Kabag Humas setempat Alpahnaja, meminta semua jajarannya hendaknya mendata kembali keberadaan 10 situ (danau) yang ada di Tangsel agar tak hilang secara perlahan.
Situ itu harus dipertahankan untuk kepentingan masyarakat banyak. Untuk situ yang menyusut harus didata serta dipertahankan, ujarnya di Tangsel, Kamis (26/5).
Mengantisipasi kondisi situ semakin parah, lanjut walikota, perlu digalakkan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup guna memberikan pemahaman untuk menjaga situ secara seutuhnya. Hal ini untuk keselamatan bersama serta ekosistem yang ada seperti hewan air, maupun dampaknya terhadap masyarakat luas.
Situ di Tangsel memang harus diperhatikan, karena sekarang terpantau hanya beberapa situ yang masih berfungsi. Lainnya dikhawatirkan terkikis dan kalah dengan perkembangan pembangunan kota. Jangan sampai bernasib seperti situ di Jakarta.
Ke sembilan situ antara lain Situ Gintung, Situ Parigi, Situ Sasak Tinggi, Situ Pamulang, Situ Legoso, Situ Pondok Jagung, Situ Parigi, Situ Bungur, dan Situ Rompang yang semuanya masih berfungsi sebagai kantong air, resapan air dan berfungsi sebagai pengairan sawah warga sekitar.
Dua situ yang hilang adalah Situ Antap dan sebagian Situ Gintung.
Sekretaris Badan Lingkungan Hidup setempat, Liserni menambahkan, kepekaan dan kepedulian warga terhadap situ belakangan memang berkurang sehingga banyak kawasan situ yang dipergunakan untuk membuang sampah atau puing. Hal ini yang membuat situ semakin menyusut dan dangkal yang kemudian secara bertahap akan didirikan bangunan atau lainnya. O brn