Beritabatavia.com -
Harga Sembilan Bahan Pokok kebutuhan masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat merangkak naik.
Terlihat di Pasar Cengkareng dan Pasar Kopro, Tanjungduren, Jakarta Barat, kenaikan terlihat pada ayam potong jenis broiler yang biasanya dijual Rp 16.000 per kilogram naik menjadi Rp 18.000 per kilogram, ayam kampung ukuran sedang dari Rp 60.000 naik menjadi Rp 65.000 per kilogram, dan telur ayam dari Rp 15.000 per kilogram naik menjadi Rp 16.500 per kilogram.
Sumartini (45), pedagang ayam di Pasar Cengkareng mengungkapkan, kenaikan harga tersebut sudah berlangsung sejak sepekan lalu. Menurutnya, kenaikan harga tersebut merupakan hal yang biasa menjelang puasa. Kenaikan harga tersebut sudah tradisi, jadi itu hal yang biasa setiap tahun. Bukan ayam saja yang naik, tapi semua kebutuhan, ungkapnya, Jumat (15/7).
Ia mengaku terpaksa menaikkan harga ayam hingga Rp 2.000 per kilogram, karena pemilik usaha pemotongan ayam di Kalideres dan Cengkareng tempatnya biasa belanja, juga telah menaikkan harga Rp 1.000 per kilogram. Jadi kami hanya ambil untung Rp 1.000 per kilogram. Tapi biasanya menjelang lebaran kenaikannya bisa mencapai Rp 5.000 per kilogram, ujarnya.
Tanu Wijaya (50) agen telur di Pasar Kopro mengakui, kenaikan harga telur hingga Rp 1.500 per kilogram, yaitu dari Rp 15.000 per kilogram menjadi Rp 16.500 per kilogram, karena distributor di Curug, Tangerang, juga telah menaikkan harga. Untuk ukuran satu peti telur berisi 15 kilogram dari peternak, agen membeli dengan harga 225.000 per peti. Selanjutnya agen menjual ke pengecer Rp 250.000 per peti. O brn