Beritabatavia.com -
Rencana operasional perdana 20 unit angkutan umum Kopaja dengan penyejuk ruangan ternyata tidak bisa terlaksana hari ini, Rabu (3/8). Pasalnya ada surat yang belum siap dan penghitung penumpang atau tripod barried belum bekerja dengan baik, sehingga Kopaja bernomor S-13 ini baru akan beroperasi Senin (8/8) mendatang.
Pengelola Kopaja mengatakan, angkutan baru ini merupakan peremajaan sistem angkutan yang ada sekarang. Penumpangnya kemungkinan tidak lagi berdesak-desakan karena jumlahnya dibatasi hanya 35 orang. Pembatasan itu dilakukan melalui alat penghalang atau tripod barrier. Sopir juga harus menurunkan dan menaikkan penumpang di halte dan tidak ugal-ugalan mengejar setoran karena supir dan kondektur digaji bulanan.
Masyarakat tentu saja menunggu angkutan baru yang diharapkan bisa memberi kenyamanan dan keamanan di perjalanan. Apalagi tarifnya kemungkinan sama dengan angkutan lainnya yaitu Rp 2.000 dengan trayek Ragunan belakang (Jakarta Selatan) hingga Slipi (Jakarta Barat). O brn