Beritabatavia.com -
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto menganggap, saat ini Kota Jakarta lebih mirip studio foto dari pada kota metropolitan. Bahkan, diungkapkan Prijanto, warga ibu kota pun terlihat sudah kesal dan menginginkan baliho dan spanduk yang dipasang sembarangan itu, secepatnya untuk dibersihkan.
Pihaknya, sambung Prijanto, telah mendapatkan banyak keluhan dari warga Jakarta mengenai maraknya atribut parpol maupun ormas yang terpasang di sejumlah wilayah di Jakarta. Bahkan, dirinya juga mendengar komentar dari para pengamat atau pakar yang berkomentar soal spanduk maupun baliho liar tersebut. Kebanyakan pengamat menilai, gambar-gambar itu cukup merendahkan masyarakat, karena sama saja menganggap masyarakat Jakarta orang yang bodoh dan mudah tertarik dengan gambar saja.
Saya sudah mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait maraknya baliho dan spanduk di Jakarta. Menurut pakar di media massa, baliho dan spanduk para tokoh itu melecehkan masyarakat. Memangnya masyarakat Jakarta IQ-nya jongkok, sehingga mudah memberi simpati pada gambar di baliho dan spanduk, kata Prijanto.
Terlebih ditambahkan Prijanto, banyak spanduk yang terpasang secara sembarangan. Bahkan, sebagian lagi banyak yang terlihat compang-camping. Selain mengganggu keindahan kota, hal itu juga akan memalukan jika ada tamu asing yang melihat, tandasnya. O brn