Beritabatavia.com -
Kecelakaan tunggal hingga menewaskan dua siswa SMA 28 Jakarta, akhir pekan laluusai mengikuti Sahur On The Road (SOTR) mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Terlebih, imbauan ini sudah disampaikan sejak jauh-jauh hari.
"Aksi kebut-kebutan yang dilakukan pelajar SMA 28 Pasarminggu, Jakarta Selatan sangat
tragis. Untuk itu, meski arus lalu lintas dalam keadaan sepi, hendaknya
pengendara tetap mematuhi aturan yang ada. "Jangan sampai lampu merah
diterobos. Itu akan membahayakan orang lain dan diri sendiri, tutur Gubernur Fauzi Bowo, Senin (15/8).
Selain itu Fauzi Bowo juga meminta agar warga tidak membagikan makanan untuk berbuka puasa, karena dikhawatirkan mengganggu pengguna jalan. Kalau mau beribadah dan beramal seperti berbagi makanan untuk berbuka maupuh sahur hendaknya dibagikan di masjid atau panti yatim piatu. Jangan di tengah jalan, karena mengganggu ketertiban umum, ujarnya.
Dikatakan Fauzi, pihaknya tidak melarang warga Jakarta yang ingin beramal dan bersedekah membagikan makanan baik untuk berbuka maupun sahur. Asalkan, jika itu dilakukan di jalan tentu mereka harus melakukan disiplin berlalu lintas.
Saya tidak keberatan kalau ada yang mau jalan-jalan setelah sahur atau sahur di jalan, tapi ikuti aturan lalu lintas yang ada sehingga tidak merugikan orang lain atau diri sendiri," katanya. O brn