Beritabatavia.com -
Warga yang bermukim di RT 08/05 Semanan, Kalideres, Jakarta Barat mengeluhkan kondisi jembatan penghubung di Kali Mookevart yang menghubungkan pemukiman warga dengan Jalan Daan Mogot.
Pasalnya kondisi jembatan yang memiliki panjang 50 meter dengan lebar dua meter memprihatinkan.
Keberadaan jembatan ini sangat vital. Bukan sebagai akses warga ke Jalan Daan Mogot saja melainkan juga akses warga yang hendak menuju Kosambi atau Sepatan, Tangerang, ujar Asep, Ketua RW 05.
Selain usianya yang sudah 30 tahun, keberadaan besi pembatas jembatan yang berada di kedua sisinya setinggi setengah meter juga banyak yang keropos sehingga dikhawatirkan rawan ambruk.
Untuk itu, demi keamanan pejalan kaki maupun pengguna kendaraan yang melintasi jembatan itu, Asep dan warga setempat pun telah mengusulkan kepada instansi terkait untuk memperbaiki bagian jembatan yang mengalami kerusakan.
Bahkan, warga juga meminta agar jembatan itu diperlebar kembali dari yang sebelumnya hanya dua meter menjadi empat meter.
Saat ini, mobil yang melintas hanya satu jalur. Kami berharap ke depan mobil yang melintas bisa di kedua arahnya sehingga bisa meminimalilsir kemacetan, kata Asep.
Kepala Sudin Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Barat, Yusmada Faisal mengatakan, kondisi jembatan yang dibangun pada tahun 1982 itu masih layak untuk digunakan.
Bahkan, jembatan itu juga masih aman dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski begitu, ia mengakui, jika harus dilakukan perbaikan, mungkin yang sangat diperlukan yakni, memperbaiki besi pembatas yang berada di kedua sisi jembatan tersebut.
Kondisi jembatan itu masih layak digunakan hingga 50 tahun sejak dibangun. Dan hal itu telah melalui kajian baik dari konstruksi maupun bahan material yang digunakan. Sedangkan untuk pelebaran tentu hal itu membutuhkan biaya besar serta membutuhkan pembebasan lahan, katanya. O brn