Jumat, 09 Agustus 2019

Maia Estianty Takut Ketemu Komodo

Maia Estianty Takut Ketemu Komodo

Beritabatavia.com - Berita tentang Maia Estianty Takut Ketemu Komodo

Ini kata-kata Maia Estianty di akun Instagramnya @maiaestiantyreal: “Sebenernya takut2 gimana gitu deketin nih binatang… Soalnya biar ...

Ist.
Beritabatavia.com - Ini kata-kata Maia Estianty di akun Instagramnya @maiaestiantyreal: "Sebenernya takut2 gimana gitu deketin nih binatang… Soalnya biar gini2, kalo kena buntutnya lumayan bikin patah tulang, ama kalo kegigit gak langsung mati, tapi mati pelan2. Kebetulan aku dapet giliran pertama foto, jadi ya takut2 gitu, apalagi ada bau2 darah bekas kena karang…."

Seperti dilansir laman Tempo, Jumat (09/08/2019) Maia mengunggah foto-foto liburannya dua hari lalu, dan menggambarkan degup jantungnya ketika berfoto dengan komodo Pulau Rinca. Tak dinyana, Maia bersama keluarganya kerap pelesiran ke destinasi luxury, namun kali ini ia berpetualang ke pulau gersang untuk melihat naga purba.

Maia terlihat sangat dekat ketika berfoto dengan komodo. Ternyaita, itu hanya persoalan penempatan kamera. Jagawana di Pulau Komodo terbilang ketat dalam menerapkan aturan berfoto. Jaraknya harus empat sampai lima meter dari posisi komodo bersantai. Meskipun dalam jarak aman, Maia tetap saja berdebar-debar. Binatang raksasa ini memang kuat dan pantang menyerah ketika memburu mangsa.

Komodo juga reaktif, maka pengunjung dilarang membuat gerakan seperti melambai-lambaikan barang atau bersuara keras. Kecepatan larinya mencapai 18-20 km per jam " yang bisa menyamai kecepatan manusia. Komodo dan bentang alam Taman Nasional Komodo inilah yang membuat wisatawan terus mendatangi Pulau Rinca.

Meski Pulau Rinca dikategorikan sebagai wisata minat khusus, namun popularitas komodo, kadal purba itu menarik minat jet set dunia. Operator-operator kapal pesiar sudah melirik Taman Nasional Komodo, beberapa di antaranya telah mengoperasikan kapal-kapal pinisi yang dimodifikasi menjadi kapal pesiar.

Sama halnya wisatawan kelas atas lainnya, Maia dan keluarga rupanya menyewa kapal pesiar pinisi. Di Labuan Bajo operator kapal mewah ini memang tak banyak. Salah satunya Plataran Komodo Phinisi Vessels.

Operator kapal pesiar ini memiliki Phinisi Bali, Ambasi, dan Felicia. Tarifnya mulai US$1.200 per malam untuk disewakan. Atau bila perorangan, tarifnya mulai US$800 untuk tiga hari dua malam. Dengan ketentuan keberangkatan minimal empat sampai enam orang.

Kapal-kapal pinisi ini memang dirancang untuk memanjakan wisatawan. Misalnya, terdapat dek yang lega untuk memandang matahari terbit dan tenggelam. Paket-paket yang ditawarkan juga memenuhi harapan liburan yang mengesankan. Misalnya, tamu diajak menelusuri Pulau Rinca dengan berjalan kaki untuk melihat komodo. Lalu snorkeling di Pantai Pink atau pantai-pantai lainnya.

Menyebut kapal pesiar mewah di Labuan Bajo, jangan lupakan Alila Purnama. Popularitasnya sebagai resor mewah terapung memang mendunia. Bahkan ia dijuluki sebagai
"World’s most luxurious ‘dragon’ hunt". Anda bermewah-mewah meskipun pelesir di alam liar.

Empat kamar tipe suite di Alila memiliki pemandangan 180 derajat plus balkon pribadi. Selain sundeck untuk menikmati senja, terdapat pula perpustakaan, lounge, bar, dan resto. Para tetamu masih terhubung dengan dunia luar dengan fasilitas wifi.

Aktivitas yang ditawarkan untuk tamunya pun beragam, mulai dari yoga, kayak, mengunjungi pulau, menjumpai komodo, sampai piknik di tepi pantai. Semua kemewahan itu bisa ditebus senilai US$11.000 semalam untuk 10 wisatawan.

Lalu, aka nada Aqua Blu milik Aqua Expeditions pada Januari 2020 di Labuan Bajo. Aqua Blu bakal jadi proyek prestisius. Mereka tak menggunakan kapal pinisi, namun bekas kapal perang Inggris HMS Beagle yang dibuat pada 1968. Kapal perang ini lalu dirombak total dalam kurun waktu 2006 hingga 2019, menjadi kapal pesiar.

Aqua Blu menjanjikan layanan bintang lima termasuk pemandu lokal, kunjungan darat yang dipersonalisasi, makanan yang baik berstandar bintang Michelin, dan suite pribadi yang mewah. Aqua Blu memiliki 20 suite yang masing-masing memiliki jendela menghadap ke laut. Ia juga memastikan kapal pesiar ini berkonsep butik. Satu tamu bahkan dilayani satu kru kapal.

Tapi, Pulau Rinca juga bisa didatangi dengan cara lebih terjangkau. Tak semahal liburan ala Maia Estianty, cukup menyewa kapal dengan berombongan dan menginap di hotel. Hal terpenting bisa bertemu komodo dan menikmati lanskap Taman Nasional Komodo yang indah. 0 TMP
Berita Terpopuler
Rabu, 04 Desember 2019
Berita Lainnya
Kamis, 31 Oktober 2019
Rabu, 30 Oktober 2019
Selasa, 29 Oktober 2019
Selasa, 22 Oktober 2019
Senin, 21 Oktober 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Jumat, 18 Oktober 2019
Rabu, 16 Oktober 2019
Senin, 14 Oktober 2019
Jumat, 04 Oktober 2019
Selasa, 01 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019