Minggu, 30 Mei 2021 12:33:11

Polda Metro Akan Tindak Pesepeda yang Keluar Jalur Khusus

Polda Metro Akan Tindak Pesepeda yang Keluar Jalur Khusus

Beritabatavia.com - Berita tentang Polda Metro Akan Tindak Pesepeda yang Keluar Jalur Khusus

Polisi akan melakukan penindakan terhadap pesepeda yang masih menggunakan jalan umum atau keluar dari jalur khusus yang telah disediakan. Hal itu ...

Polda Metro Akan Tindak Pesepeda yang Keluar Jalur Khusus Ist.
Beritabatavia.com -

Polisi akan melakukan penindakan terhadap pesepeda yang masih menggunakan jalan umum atau keluar dari jalur khusus yang telah disediakan. Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, terkait banyaknya para pesepeda yang menggunakan jalur kanan hingga mengganggu pengguna jalan lainnya. Sekaligus mencegah terjadinya fatalitas saat terjadi kecelakaan.

"Sudah disiapkan jalur khusus road bike. Setelah jalur itu operasional kita akan mulai penindakan tegas terhadap para bikers," ujar Kombes Sambodo saat dikonfirmasi, Sabtu (29/5/2021).

Diketahui, sebelumnya sempat beredar viral foto seorang pemotor yang diduga kesal jalannya terhalang oleh rombongan road bikers hingga mengacungkan jari tengahnya ke arah rombongan tersebut.

Sambodo menjelaskan, jalur khusus yang tengah disiapkan oleh Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta adalah Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang.

Kendati begitu, penggunaan JLNT Casablanca sebagai jalur khusus road bike masih dalam tahap uji coba dan belum menetapkan kapan jalur tersebut operasional.

Adapun sanksi untuk pesepeda ini, lanjut Sambodo, telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Ada pelanggaran UU Lalulintas. Pasal 299 UU LLAJ," ucapnya.

Pasal 299 UU LLAJ itu berbunyi, "Setiap orang yang mengendarai kendaraan tidak bermotor yang dengan sengaja berpegang pada kendaraan bermotor untuk ditarik, menarik benda-benda yang dapat membahayakan pengguna jalan lain, dan/atau menggunakan jalur jalan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a, huruf b, atau huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp100 ribu.
Kemudian Pasal 122 UU LLAJ berbunyi "Pengendara Kendaraan Tidak Bermotor dilarang:a. dengan sengaja membiarkan kendaraannya ditarik oleh Kendaraan Bermotor dengan kecepatan yang dapat membahayakan keselamatan;b. mengangkut atau menarik benda yang dapat merintangi atau membahayakan Pengguna Jalan lain; dan/atauc. menggunakan jalur jalan Kendaraan Bermotor jika telah disediakan jalur jalan khusus bagi Kendaraan Tidak Bermotor". O red/son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Minggu, 18 Juli 2021
Minggu, 11 Juli 2021
Sabtu, 10 Juli 2021
Kamis, 08 Juli 2021
Selasa, 06 Juli 2021
Senin, 28 Juni 2021
Jumat, 25 Juni 2021
Rabu, 23 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021
Sabtu, 19 Juni 2021
Kamis, 17 Juni 2021
Selasa, 15 Juni 2021