Beritabatavia.com -
Penyanyi keroncong kondang Waljinah yang pada 7 November 2010 mendatang akan genap berusia 63, sejak Senin (17/5) dirawat di RS Kasih Ibu, Solo. Menurut diagnosa dokter Pangesti yang menangani di dalam usus ada bintik-bintik. Apabila kecapekan bisa kambuh, katanya sambil berbaring di rumah sakit tersebut, Selasa (18/5).
Dia mengatakan lima bulan lalu juga masuk rumah sakit karena sakit yang sama. Ya, saya masuk rumah sakit ini mungkin kecapean dan bahkan juga sempat jatuh di RRI Solo sebulan lalu.
Pelantun
Walang Kekek ini harus transfusi darah sebanyak empat botol. Sejak masuk rumah sakit kemarin sampai sekarang transfusi darah sudah dua botol dari empat botol yang diharuskan, katanya dengan wajah pucat.
Waljinah menuturkan, sejak kecil dia sudah menyanyi keroncong sejak kecil dan sempat dibimbing sang maestro Gesang yang kini juga tengah dirawat di ruang gawat darurat (ICU) RS PKU Muhammadiyah, Solo. Saat berusia 12, Waljinah melanjutkan, dia sudah meraih Juara II Bintang Radio Republik Indonesia (RRI) Solo pada 1958. Pada umur 14 tahun dia menjadi Juara Harapan I Lomba Bintang Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta. Tingkatnya nasional. Waktu itu saingannya cukup banyak, kenangnya.
O ant/mean (Foto istimewa)