Kamis, 19 Agustus 2010 21:19:17

Jangan Jadi Negeri "Koboy"

Jangan Jadi Negeri "Koboy"

Beritabatavia.com - Berita tentang Jangan Jadi Negeri "Koboy"

Menyaksikan aksi brutal para penjahat bersenjata api yang belakangan terjadi di sejumlah daerah seperti Jakarta, Medan, Bali, Klaten.  Republik ...

Jangan Jadi Negeri Ist.
Beritabatavia.com - Menyaksikan aksi brutal para penjahat bersenjata api yang belakangan terjadi di sejumlah daerah seperti Jakarta, Medan, Bali, Klaten.  Republik ini, mirip seperti negeri koboy yang dihuni oleh para bandit yang leluasa melakukan apa saja terhadap warga lainnya. Dengan menggunakan senjata api maupun senjata tajam, kawanan rampok sadis itu menebar teror dan  menggasak harta benda milik warga. Bahkan tak segan-segan menghabisi korban dengan memberondongkan timah panas dari moncong senjatanya, jika ada yang berusaha mempertahankan harta bendanya atau menggagalkan aksi kejahatannya.

Akibat aksi brutal para gerombolan penjahat itu, masyarakat tidak lagi sebatas resah. Tapi sudah sampai pada tahap ketakutan, kengerian, namun tak berdaya. Karena rentetan aksi perampokan brutal tersebut nyaris semuanya terjadi siang hari. Berdasarkan catatan. peristiwa perampokan yang terjadi di Jakarta, Medan, Bekasi, Bali, Klaten, membuktikan bahwa sistim pengamanan kita masih sangat lemah. Sebab, di setiap lokasi kejadian, tidak tampak adanya upaya pencegahan atau antisipasi yang bisa membuat pelaku kejahatan mengurungkan niatnya. Sehingga para pelaku kejahatan di republik ini, bagaikan hidup di hutan bebas tanpa aturan. Bahkan, tak mempunyai rasa takut untuk melakukan aksi kejahatan dan menembak mati korbannya, meskipun pada siang hari dan ditengah-tengah keramaian.


Padahal, jumlah para pelaku kejahatan di negeri ini jauh lebih sedikit dari jumlah anggota polisi, apalagi dari jumlah warga negara yang baik. Tapi, mengapa keberadaan maupun aksi para pelaku kejahatan sepertinya tidak bisa dicegah, bahkan mereka bisa eksis melakukan teror, membunuh dan menguras harta benda milik masyarakat.

Aksi kejahatan dengan menggunakan senjata api yang belakangan marak, dikhawatirkan akan mengganggu kamtibmas dan berujung kepada stablitas perekonomian. Karena, para pemodal akan merasa khwatir dengan tidak adanya jaminan keamanan berusaha di negeri ini.
Mungkin terlalu luas, namun, apapun alasannya pihak kepolisian sebagai garda terdepan dalam menciptakan rasa aman, nyaman dan tertib, harus melakukan tindakan.

Dan, yang lebih penting,  polisi harus kembali memainkan peran dengan meningkatkan patroli. Dengan melakukan patroli secara konsisten di route yang tepat, maka secara tidak langsung akan membuat para pelaku kejahatan mengurungkan niat untuk melakukan aksinya. Kedepan, setiap anggota Polri harus berupaya meningkatkan rasa pedulinya terhadap rasa aman warganya. Sehingga tidak adalagi polisi melakukan patroli hanya di kawasan dan lokasi tertentu saja.

Begitu juga dengan unsur pimpinan Polri, diharapkan tidak lagi direpotkan hanya untuk urusan pribadi dan jabatan. Sebaiknya pimpinan Polri pada level paling tinggi atau Kapolri hingga ke level paling rendah Kapospol datang, kunjungi, sapa dan ajak warganya untuk ikut berpartisipasi mengamankan lingkungan masing-masing. Karena dengan cara seperti itu, diharap akan dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. O edison Siahaan




Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020