Selasa, 17 September 2019 16:33:39

Lalu Lintas Yang Beradab

Lalu Lintas Yang Beradab

Beritabatavia.com - Berita tentang Lalu Lintas Yang Beradab

Orang Medan bilang, kepala gatal kaki digaruk,  istilah yang tepat untuk menjelaskan upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, ...

Lalu Lintas Yang Beradab Ist.
Beritabatavia.com - Orang Medan bilang, kepala gatal kaki digaruk,  istilah yang tepat untuk menjelaskan upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Lain di mulut beda di hati,  gambaran kebijakan yang belum menjadi solusi efektif yang bisa memberikan dampak singnifikan terwujudnya Kamseltibcarlantas. 

Justru kebijakan pemerintah kerap mengundang kegaduhan dan polemik serta protes, bahkan perlawanan hingga gugatan hukum. Lantaran dinilai tidak memberikan kepastian, kurang mencerminkan keadilan dan kemanfaatan. Seperti kebijakan ganjil genap sesuai Pasal 133 UU No 22 tahun 2009 hanya  dapat dilakukan pada koridor atau kawasan dan jalan dan waktu tertentu saja, tetapi kebijakan diperluas dan parmanet.Begitu juga pemanfaatan trotoar yang selalu menimbulkan kegaduhan. Kebijakan kerap mengabaikan proses keputusan bersama sebagai ujud  sinergitas antar instansi pembina lalu lintas dan angkutan jalan sesuai amanat UU no 22 tahun 2009. Sehingga pembangunan ruas jalan dan pembangunan gedung bisa mendadak dilakukan, tanpa dilengkapi analisa dampak lalu lintas.

Perilaku buruk menerobos lampu merah, melawan arus, melanggar rambu, dan berbagai pelanggaran lainnya membuat lalu lintas semakin runyam. Ironisnya, perilaku buruk bukan hanya dilakukan  masyarakat berpendidikan rendah atau kaum marjinal. Tetapi juga dilakukan oleh orang-orang intelektual, tokoh masyarakat dan memiliki kedudukan tinggi di lembaga "lembaga terhormat. 

Tidak hanya itu, kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat yang masih rendah juga pemicu terjadinya pelanggaran yang menimbulkan kesemrautan, kemacetan bahkan kecelakaan. Beragam pelanggaran lalu lintas terjadi setiap hari, seperti sesuatu yang wajar dan legal. Perilaku buruk dan rendahnya kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat menimbulkan ketidakteraturan. Kemudian jumlah korban jiwa akibat kecelakaan terus bertambah.

Padahal lalu lintas adalah urat nadi kehidupan, cermin budaya dan potret modrenitas bangsa. Lalu lintas juga  memiliki peran penting untuk mendukung pembangunan dan integrasi nasional. Oleh karena itu, mewujudkan Kamseltibcarlantas adalah  kewajiban semua pihak khususnya pemerintah. Seperti amanat Pasal 5 UU No 22 tahun 2009 menegaskan negara bertanggungjawab atas lalu lintas dan angkutan jalan dan pembinaannya dilaksanakan oleh pemerintah. Sayangnya, kondisi lalu lintas ibukota Jakarta dan kota besar lainnya bukan lagi hanya mengganggu aktifitas masyarakat. Tetapi lalu lintas sudah menjadi ancaman menakutkan yang menelan korban jiwa akibat kecelakaan di jalan raya. Ragam permasalahan dan akibat yang ditimbulkan, menjadi potret nyata  bahwa lalu lintas kita belum beradab.

Hendaknya, pemangku kewenangan membangun sinergitas yang efektif untuk menentukan konsep dan arah pembangunan sistim lalu lintas dan angkutan jalan. Kemudian, melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap semua bentuk pelanggaran yang penyebab utama menimbulkan kekacauan dan kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan bukan musibah yang harus diterima  dengan pasrah. Korban kecelakaan di ruas jalan raya adalah tragedy kemanusiaan akibat kelalaian manusia. Bukan saja hanya pengendara, tetapi kelalaian pihak instansi yang bertanggungjawab mengawasi bidang jalan, kendaraan maupun manusia. Seharusnya, sistim pengawasan sudah dapat mendeteksi kelayakan kendaraan maupun pengendara sebelum memasuki jalan raya khususnya ruas jalan tol. Begitu juga infrastruktur dan sarana prasarana jalan harus dilengkapi dengan peralatan yang bisa mencegah terjadinya kecelakaan, agar jumlah korban jiwa di jalan raya tidak terus bertambah. Kamseltibcarlantas adalah bentuk kepedulian bangsa beradab yang  menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Pemimpin bangsa yang beradab tidak membiarkan pelanggaran aturan terus terjadi. Pemimpin bangsa yang beradab berupaya mencegah potensi yang mengancam jiwa rakyatnya. Pemimpin yang beradab akan membangun kasadaran seluruh rakyatnya untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas. O Edison Siahaan
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 23 Juni 2020
Senin, 15 Juni 2020
Selasa, 09 Juni 2020
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020