Senin, 15 Februari 2021 13:12:07

Polisi Sudah Berubah Koq...

Polisi Sudah Berubah Koq...

Beritabatavia.com - Berita tentang Polisi Sudah Berubah Koq...

Awalnya perempuan berstatus ibu rumah tangga itu tidak berkenan melaporkan peristiwa penjamberatan yang dialaminya di Jln Sukarno Hatta, Air Hitam ...

Polisi Sudah Berubah Koq... Ist.
Beritabatavia.com -

Awalnya perempuan berstatus ibu rumah tangga itu tidak berkenan melaporkan peristiwa penjamberatan yang dialaminya di Jln Sukarno Hatta, Air Hitam Depan SPBU Sidomulyo Timur, Marpoyan Damai, Kota Pekan Baru,Riau, Minggu 14 Februari pukul 12.30 WIB. Alasannya lantaran tidak ada gunanya plus yakin tindak pidana yang dialaminya tidak bakal direspon apalagi ditindak lanjuti.

Mendapat cerita seperti itu, lewat telepon saya memastikan laporan yang disampaikan korban akan ditindaklanjuti oleh kepolisian. Barulah kemudian ibu rumah tangga yang menjadi korban itu melapor ke SPKT Polsek Bukit Raya Kota Pekanbaru, 14 Februari 2021 pukul 16.34 WIB. Dalam laporannya disebut korban dijambret hingga terjatuh dari sepeda motor dan mengalami kerugian sebesar Rp 8.000.000.

Apapun reaksi Anda terhadap Polisi saat mendapat informasi seperti ini dan atau apapun yang Anda pikirkan setiap kali berurusan dengan polisi. Adalah mutlak menjadi hak dan urusan masing-masing. Namun, secara umum saya melihat dan menyampaikan saat ini jajaran Polri sedang berupaya keras dan konsisten untuk melakukan perubahan menuju perbaikan. Polri terus menerus menata perubahan sikap, perilaku, kinerja dan profesionalisme. Keinginan Polri untuk mendapat kepercayaan masyarakat dengan berupaya keluar dari zona yang dianggap menjadi sumber keluhan, layak diapresiasi. Kendati hasilnya belum maksimal dan berdampak signifikan. Sebab merubah stigma negatif butuh proses dan waktu yang relatif panjang.

Meskipun sejak pasca Polri tidak lagi bagian dari TNI, telah mencanangkan tiga konsep perubahan yang mendasar yaitu bidang struktural, instrumental dan kultural. Bahkan Polri tak pernah berhenti untuk mensosialisasikan konsep perubahan tersebut di internal maupun kemasyarakat. Tetapi mewujudkan perubahan seperti yang diharapkan di tengah organisasi dengan jumlah mencapai 500.000 orang, bukan pekerjaan mudah seperti membalik telapak tangan. Apalagi berbagai kendala dan tantangan masih mewarnai kepolisian negeri ini serta kondisi yang serba terbatas.

Tetapi dalam buku catatan harian Brigjen DR Chryshnanda DL bertajuk "Kenapa Mereka Takut dan Enggan Berurusan Dengan Polisi ?"  Dijelaskan faktor penyebabnya sangat kompleks dan saling berkaitan satu sama lain. Namun secara garis besar disebut dua faktor yaitu internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya birokrasi yang masih  konvensional, budaya organisasi yang patrimonial dengan nilai-nilai yang bertentangan antara ideal dengan aktual. Kemudian tingkat kemampuan sumber daya manusia yang belum berdasar pada standar kompetensi dan berbagai kendala internal lainnya.
Sedangkan kendala yang disebabkan faktor eksternal adalah bertumpuknya label buruk yang didasari sakit hati yang mendalam karena, diantaranya dijadikan jadi objek  pemerasan. Mengalami praktik diskriminasi atau tebang pilih  dan kerja polisi dianggap hanya menyalahkan dan mencari kesalahan. Serta stigma berurusan dengan polisi rumit, berbelit dan ujung-ujungnya duit (UUD).

Sejatinya, kepercayaan masyarakat adalah dampak dari hasil kinerja yang dirasakan penting dan bermanfaat, sehingga perlu dan dibutuhkan ditengah keberlangsungan hidup, tumbuh dan berkembang suatu masyarakat. Nah, apakah kinerja polisi sudah dirasakan manfaatnya bagi masyarakat ? Kalau ya, kenapa masyarakat masih enggan melaporkan atau berurusan dengan Polisi. Atau masih selalu dipojokkan bersalah meskipun polisi sedang diserang atau menjadi korban.
Tetapi, apabila kinerja polisi belum dirasakan penting dalam kehidupan masyarakat, tentu para pemegang kebijakan harus berfikir dan kerja keras serta aktif untuk mengetahui apa  penyebabnya. Bukan justru membangun wilayah aman dan menunggu serta menutup pintu masuk informasi , cukup hanya dengan mencari sosok untuk bertanggungjawab.0 Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 19 November 2020
Senin, 16 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Minggu, 13 September 2020
Senin, 17 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020
Jumat, 31 Juli 2020
Senin, 27 Juli 2020
Minggu, 26 Juli 2020
Jumat, 03 Juli 2020
Senin, 29 Juni 2020
Selasa, 23 Juni 2020