Selasa, 07 Februari 2012 18:16:39

Kamus Gaul Para Koruptor

Kamus Gaul Para Koruptor

Beritabatavia.com - Berita tentang Kamus Gaul Para Koruptor

Kamus gaul atau 

Kamus Gaul Para Koruptor Ist.
Beritabatavia.com - Kamus gaul atau bahasa sandi tidak lagi hanya milik kalangan  tertentu saja, seperti yang banyak kita ketahui saat ini. 

Tetapi, para kawanan penjahat juga menggunakan bahasa sandi, guna memuluskan aksinya. Mereka menggunakan sandi dengan kamus gaul saat berkomunikasi antara sesama pelaku.


Penggunaan sandi dengan bahasa gaul itu pun tidak berlaku hanya bagi kelompok  penjahat di jalanan, seperti perampok, pencuri kendaraan bermotor dan pencopet. Tetapi, kelompok koruptor yang menggasak uang negara juga menggunakan sandi atau bahasa gaul  saat berkomunikasi. Seperti kasus suap pembangunan wisma atlet yang melibatkan petinggi Demokrat M. Nazaruddin. Beragam kode dan istilah berseliweran yang awalnya hanya bisa dimengerti oleh para pelaku.

Bahkan, ketua Komite Etik KPK, Abdullah Hehamahua, kewalahan dengan sandi tersebut ketika memeriksa Nazaruddin pada Agustus 2011. Semua orang mendapat kode huruf, misalnya A Nazaruddin, B istrinya, C adiknya, dan D Yulianis.

Nazaruddin juga merangkai sandi huruf itu buat orang luar. Seperti halnya A-B-C-D, kode huruf itu tak berupa inisial sehingga sulit menerkanya. Hanya Nazaruddin yang tahu, ucap Abdullah.

Tak hanya itu, Nazar juga biasa menyamarkan orang dengan istilah tertentu. Seperti dalam percakapan dibawah ini:

- Pagi, Bapak. Hari ini bisa ketemu orang kebugaran, ya, Bapak? Jamnya sehabis Magrib di Senayan City.

- Pagi, Pak. Habis Magrib, Bapak instruktur kebugaran minta ketemu selepas Magrib di Senayan City.

- Saya lagi menuju Gambir habis dari olahraga, Pak.

Dialog itu merupakan pesan BlackBerry antara Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang dan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin pada 22 Juli 2010.

Kepada penyidik KPK, Rosa mengakui istilah pusat kebugaran dan olahraga mengacu pada Kementerian Olahraga. Sedangkan instruktur kebugaran menunjuk pada nama Sekretaris Kementerian Olahraga Wafid Muharam.

Nah, kasus Nazaruddin juga melibatkan buah-buahan. Rosa menyebut duit sebagai Semangka. Kisah semangka tertuang dalam percakapan Rosa dengan Nazar yang terekam dalam pesan BlackBerry.

Pagi, Pak. Bu Angie sepertinya marah karena sisa yang 3 kilonya tidak dipenuhi. Beliau bilang, yang saya minta kan yang lama. Beliau sudah janji sama teman-temannya untuk diselesaikan yang lama, kata Rosa pada 12 Mei 2010.
3 kilo? Ya, maksud Rosa adalah permintaan kekurangan commitment fee sebesar Rp 3 miliar.
Buah lain yang sudah terkenal adalah apel washington dan malang. Lihat dialog ini:

- Pagi ini, Bu.... Tapi apel washington ya, Bu.
+ Ok.... Berapa kilo?

- Satu kilo dulu karena stock-ku lagi habis.

+ Oke deh. Tapi kekurangannya apel malang saja ya.
Apel washington di sini artinya dolar sedangkan apel malang sama dengan rupiah.

Nazar kembali menemukan istilah lain, yakni Bos Besar yang diduga mengarah ke Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum. Nazar juga menyebut Ketua Besar buat Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Mirwan Amir. Istilah itu terungkap dalam salinan berita acara pemeriksaan Mindo Rosalina Manulang.

Jadi, perlu kamus buat memahami pernyataan Nazar. Berikut daftar istilah yang beredar dalam kasus Nazaruddin.

Bos Besar = Anas Urbaningrum
Ketua Besar = Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Mirwan Amir
Pemain besar banggar = Empat fraksi
Apel washington = dolar
Apel malang = rupiah
Semangka 3 kilo = duit Rp 3 miliar
Pusat Kebugaran = Kementerian Pemuda dan Olahraga
Instruktur Kebugaran = Sekretaris Kementerian Olahraga.0 ms/son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020