Kamis, 03 Mei 2012 15:33:24

Orang Miskin Dilarang Sakit

Orang Miskin Dilarang Sakit

Beritabatavia.com - Berita tentang Orang Miskin Dilarang Sakit

"Orang Miskin Dilarang Sakit" judul berita dihalaman depan sebuah media nasional itu adalah sebuah fakta dilapangan bagaimana bobroknya  ...

Orang Miskin Dilarang Sakit Ist.
Beritabatavia.com - Orang Miskin Dilarang Sakit judul berita dihalaman depan sebuah media nasional itu adalah sebuah fakta dilapangan bagaimana bobroknya  pemerintah melaksanakan jaminan kesehatan untuk rakyatnya.

Apalagi, fotret buram tentang jaminan kesehatan di negeri ini sudah lama tersimpan. Tak sulit menjelaskan, bagaimana warga tak mampu alias miskin diperlakukan saat ingin mendapat pelayanan kesehatan. Akibat pelayanan seadanya, tidak sedikit warga miskin akhirnya meninggal dunia secara mengenaskan.
 
Program jaminan kesehatan masyarakat di negeri ini, hanya indah di atas kertas. Tapi, pelaksanaannya tetap sulit dan tak  terjangkau warga miskin. Apalagi, warga miskin penderita penyakit yang  tergolong berat dan harus membutuhkan waktu dan dana yang besar.  

'Deposit' merupakan persyaratan dan momok menakutkan bagi warga miskin ketika datang ke rumah sakit. Bahkan, sudah menjadi kebiasaan pihak rumah sakit untuk meminta keluarga pasien membeli sendiri obat yang dibutuhkan sesuai dengan resep yang dibuat dokter.

Tidak menjadi peristiwa langka, jika para petugas rumah sakit terlihat 'ogah-ogahan' saat menangani warga miskin. Kemudian warga miskin juga  harus melalui proses yang panjang dan nyelimet hingga membingungkan, apabila perlu mendapat perawatan intensif.

Tetapi sebaliknya, para petugas rumah sakit akan bertindak cepat dan cekatan, jika sedang menangani pasien dari kalangan berada.  Selain itu, nyaris tak pernah terdengar, ruang ICU penuh, jika pasiennya berasal dari kalangan berduit atau pejabat.

Ironisnya, para pejabat terkait selalu memberikan alasan bahwa apa yang dialami warga miskin tersebut hanyalah sebuah kasus. Para pejabat selalu PD (percaya diri) bahwa pelayanan kesehatan sudah berjalan sesuai dengan sistim yang telah digariskan. Para pejabat tutup mata, terhadap fakta  dilapangan, bahwa kesehatan bagi warga miskin adalah barang mewah yang harus dibeli dengan harga yang mahal.

Seharusnya, para pelaksana negara dapat merasakan bagaimana  perihnya hati dan perasaan karena tidak dilayani saat membutuhkan pelayanan kesehatan, hanya karena miskin.

Negara telah membiarkan rumah sakit menjadi lembaga bisnis yang bertujuan hanya mencari keuntungan semata. Pemerintah, tidak lagi memperdulikan pelayanan kesehatan terhadap warga miskin. Padahal, rumah  sakit juga lembaga yang bertanggung jawab terhadap kegiatan sosial selain bisnis.

Sistim birokrasi pemerintah telah menyuburkan tumbuhnya ideologi baru yaitu keuangan yang maha kuasa. Pemerintah tidak lagi peduli  terhadap warga miskin, bahkan seakan melarang warga miskin sakit.  Karena,  semua permasalahan baru bisa diselesaikan apabila ada uang.

Memang, pemerintah pasti tidak menerima jika disebut telah kehilangan rasa peduli terhadap rakyatnya, khusus warga miskin.Ironisnya, pemerintah tetap saja membiarkan rakyat miskin meninggal dunia, tanpa sempat mendapat perawatan kesehatan yang layak. Padahal, pemerintah harus segera melakukan langkah efektif untuk membenahi sistim pelayanan kesehatan khususnya bagi rakyat miskin. edison Siahaan 


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 23 Juni 2020
Senin, 15 Juni 2020
Selasa, 09 Juni 2020
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020