Sabtu, 26 Mei 2012 13:10:49

Demensia

Demensia

Beritabatavia.com - Berita tentang Demensia

Sebelumnya kata  demensia (kepikunan) kurang begitu populer di masyarakat. Demensia mendadak penting dan menjadi topik menarik serta hangat ...

Demensia Ist.
Beritabatavia.com - Sebelumnya kata  demensia (kepikunan) kurang begitu populer di masyarakat. Demensia mendadak penting dan menjadi topik menarik serta hangat dalam setiap pembicaraan. Setelah dokter pribadi Nunun Nurbaeti tersangka kasus suap cek pelawat menyatakan bahwa pasiennya menderita demensia.

Karena itulah Nunun tak dapat menggunakan otaknya untuk berfikir secara normal bahkan lupa terhadap apa yang dilakukannya. Demensia menimbulkan penyakit degeneratif yang membuat sipenderita mengalami kepikunan atau lupa.

Demensia kian seksi, disusul penjelasan badan organisasi kesehatan dunia (WHO)di Jenewa, Swiss bahwa penderita Demensia akan terus meningkat pada dekade mendatang. Menurut WHO pada 2010 jumlah penderita Demensia sebanyak 35,6 juta orang, diperkirakan pada 2030 angka itu akan meningkat hingga 65,7 juta.

Menurut dr.Irawati Hawari, ahli saraf dari RS.Permata Cibubur, Demensia adalah penurunan kemampuan intelektual yang progresif dari seseorang yang menyebabkan kemunduran fungsi kognitif dan juga fungsionalnya.
Penyakit lupa ingatan ini dapat dipicu oleh berbagai hal, misalnya faktor penuaan, penyakit Alzheimer (demensia Alzheimer), serta gangguan pembuluh darah di bagian otak (demensia vaksuler) seperti stroke, hipertensi, diabetes atau sumbatan pada pembuluh darah kecil.

Demensia dapat dicegah dengan cara  memenuhi gizi yang baik sejak janin di kandungan sampai usia dewasa. Melakukan olahraga secara teratur, sehingga peredaran darah menjadi lancar untuk membawa zat-zat penting yang dibutuhkan otak.

Sejatinya, Demensia sudah lama diderita bangsa Indonesia. Meskipun trend Demensia di negeri ini mulai mencuat setelah pemberantasan korupsi oleh aparat penegak hukum termasuk KPK mulai gencar. Sejumlah koruptor menggunakan dalih Demensia untuk menghindari jeratan hukum.

Sebut saja mantan Presiden Soeharto yang menurut hasil  diagnosis menderita Demensia, sehingga tidak datang ke pengadilan untuk diadili. 
Kemudian mantan Bupati Lombok Barat tersangka kasus korupsi, juga disebut mengidap Demensia.

Tetapi pada dasarnya masyarakat Indonesia sudah sejak lama mengidap Demensia.Ciri-ciri itu sangat jelas tampak dalam kehidupan masyarakat Indonesia dalam hal berpolitik maupun sikap berbangsa dan bernegara.
  
Kita lupa bahwa negara ini diwarnai beragam perbedaan. Sehingga kerap mempersoalkan perbedaan itu bahkan menjadikannya sebagai amunisi untuk perpecahan. Kita juga lupa sebagai negara yang berlandaskan hukum. Makanya selalu  mempertontonkan pemaksaan kehendak dan kekerasan.

Kita sangat suka dan cepat menuding seseorang atau pihak lain demokratis dan tidak becus, kemudian bersepakat dan berikrar untuk tidak mendukung atau memilih sosok itu jika maju sebagai calon Gubernur atau Presiden pada priode berikutnya.

Namun, karena menderita Demensia, kita tetap memilih sosok yang sebelumnya kita tuding sebagai pemimpin yang tidak becus itu. Demensia juga membuat kita lupa terhadap kasus-kasus besar yang merugikan negara dan menyengsarakan rakyat. Demensia membuat kita hanya berjalan ditempat.

Demensia harus kita perangi agar bangsa Indonesia tidak menjadi pelupa. Bangsa ini harus memiliki pemimpin yang mampu memberantas Demensia dan mensuplai gizi yang sehat dan pendidikan yang baik untuk rakyatnya, agar tidak menderita Demensia.0 edison siahaan


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020