Senin, 16 September 2013 10:19:06

Polisi Bukan Pelayan

Polisi Bukan Pelayan

Beritabatavia.com - Berita tentang Polisi Bukan Pelayan

Sesungguhnya rasa aman sudah benar-benar runtuh tatkala para pencuri, penggarong, penjarah, telah menduduki pemerintahan, parlemen, apalagi jika ...

Polisi Bukan Pelayan Ist.
Beritabatavia.com - Sesungguhnya rasa aman sudah benar-benar runtuh tatkala para pencuri, penggarong, penjarah, telah menduduki pemerintahan, parlemen, apalagi jika aparat penegak hukum sudah dijadikan target untuk dihabisi.

Kondisi itu merupakan tanda bahwa para pelaku kejahatan baik itu kelompok teroris, penggarong maupun jenis penjahat lainnya , telah berhasil membakar hangus rasa aman rakyat.

Dua  bulan terakhir ini, setidaknya  empat polisi yang sedang bertugas tewas ditembak oleh orang tak dikenal. Peristiwa yang tergolong nekat dialami Ajun Inspektur Dua Sukardi yang ditembak orang tidak dikenal di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kondisi ini sangat serius, karena para pelaku tidak lagi memiliki rasa takut tetapi justru dengan tenang  berani beraksi di pusat kota seperti ruas jalan protokol, meskipun   pengamanannya lebih ketat. Aksi mereka adalah sebuah sinyal perlawanan terhadap kepolisian.

Bahkan, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto secara tegas menyatakan, tindakan para pelaku yang menembak polisi yang sedang bertugas,tidak dapat ditolerir. Dan memerintahkan Kapolri Jenderal Timur Pradopo segera menangkap para pelaku.

Polri sebagai institusi yang diberikan kewenangan untuk memelihara ketertiban dan keamanan sekaligus menegakan hukum, harus cepat  mengusut dan mengungkap serta menangkap para pelakunya. Tetapi polisi jangan hanya terlihat gesit, jika peristiwa itu dialami oleh anggotanya, atau koleganya. Gerak cepat dan tepat serta transparan dan sesuai dengan aturan, juga harus ditunjukan polisi saat menangani kasus apapun.

Polisi tidak boleh lemah karena tidak mendapat dukungan atau simpati dari masyarakat, ketika anggotanya jadi korban penembakan.Polisi tidak boleh rendah diri, jika tidak di cintai oleh rakyatnya. Polisi tidak memerlukan dan melakukan berbagai upaya sebagai pencitraan hanya untuk mendapat pujian atau supaya dicintai rakyat. Sebab polisi bukan partai politik atau ormas yang membutuhkan dukungan rakyat saat pemilu tiba.

Polisi adalah penjaga kehidupan dari segala upaya yang bisa mengganggu aktivitas yang potensi bisa mematikan produktivitas masyarakat. Polisi adalah kumpulan orang-orang baik dan rela berkorban demi untuk menjaga kehidupan masyarakat. Polisi adalah bagian dari rakyat yang diberikan kewenangan untuk menegakkan hukum dengan menggunakan keterampilan yang dimilikinya. Oleh karena itu, Polisi tidak boleh bertindak diluar rel hukum yang telah tertuang dalam undang-undang.

Seharusnya Polisi tidak lagi memposisikan dirinya sebagai pelayan, pelindung dan pengayom yang terkesan bisa diatur sesuai dengan kepentingan orang yang meminta dilayani dan dilindungi. Polisi harus berdiri gagah sebagai penegak hukum yang terampil dan tegas sesuai dengan perintah hukum positif. Karena dengan penegakan hukum, seluruh masyarakat sudah terlindungi, terlayani dan terayomi. Dengan penegakan hukum yang telah mengatur tata kehidupan, hak dan kewajiban, maka tidak ada lagi masyarakat yang khawatir terhadap semua ancaman saat menjalankan aktivitasnya.O Edison Siahaan


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 23 Juni 2020
Senin, 15 Juni 2020
Selasa, 09 Juni 2020
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020