Minggu, 12 Oktober 2014 16:45:16

Sepucuk Surat Untuk Politisi

Sepucuk Surat Untuk Politisi

Beritabatavia.com - Berita tentang Sepucuk Surat Untuk Politisi

Kata Politik  bersumber dari bahasa Yunani “Politika” yang  mengandung pengertian dan ada hubungan dengan negara dan warga ...

Sepucuk Surat Untuk Politisi Ist.
Beritabatavia.com - Kata Politik  bersumber dari bahasa Yunani Politika yang  mengandung pengertian dan ada hubungan dengan negara dan warga negara. Sedangkan kata politis biasanya berhubungan dengan kebijakan politik. Sementata kata politisi adalah  orang-orang yang menekuni hal politik. Seperti ratusan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang baru-baru ini menggelar sebuah akrobat politik di gedung Senayan..

Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Berdasarkan teori klasik Aristoteles, politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara. Politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat. Politik digunakan sebagai sarana dalam  proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik. Dalam praktiknya di masyarakat dunia, politik  dijadikan pilihan untuk mewujudkan kebaikan bersama.

Dalam hal politik dan berdemokrasi, kita harus punya nyali untuk menentukan pilihan, tidak sekadar ikut-ikutan. Sehingga tidak asal bicara sesukanya, bahkan terkadang membuat masyarakat bingung. Atau asal ngomong, maupun asal bisa tampil, tapi tidak menguasai apa yang menjadi topik pembicaraan, apalagi memberikan solusi.

Politisi harus memilih diantara dua hal yang benar dan salah. Politisi harus bersikap, apakah hanya menjadi politisi untuk mencari kekuasaan dan berupaya untuk mempertahankannya ? Atau menjadi politisi yang benar berpikir, bekerja dan bertindak demi kepentingan rakyat ? Bahkan hanya ingin menjadi politisi agar dekat dengan kekuasaan, kemudian ikut menikmati ?

Sejatinya, politisi  harus mengabarkan kebenaran  jika memang benar  dan jangan malu apalagi takut  mengucapkan sebuah kesalahan, jika tidak mau mendapat predikat politisi egois. Tidak hanya itu, politisi juga harus meninggalkan prototipe mengalah, tunduk, lugu, dan terkesan diam karena takut pada kenyataan. Seperti kesan yang tampak dari sejumlah politisi sepanjang sejarah politik negeri ini.

Sekali lagi, politisi bukan kumpulan orang-orang yang hanya duduk di kursi empuk dalam ruangan sejuk tetapi jauh dari rakyatnya. Politisi bukan hanya sosok yang tampil parlente namun  berupaya menggali jurang pemisah dengan rakyat yang memilihnya. Tipe politisi yang layak duduk mewakili rakyat di gedung DPR, adalah berani mengatakan kebenaran apabila hal itu memang benar. Kemudian berani mengucapkan salah jika memang ada kesalahan.

Politisi harus berpolitik, bukan akal-akalan dengan segala cara hanya untuk demi  mencari kekuasaan dan mempertahankannya. Tak kalah pentingnya, politisi harus memiliki hati nurani sebagai bagian dari integral perpolitikannya. Politisi harus menggunakan hati nurani dalam berpolitik untuk mencapai kesejahteraan masyarakat luas dan demi keadilan bagi seluruh rakyat. Jika politisi yang berhati nurani hadir dan berjuang demi kepentingan rakyat, maka sejarah akan mencatat ucapan dan perbuatan itu dengan tinta emas serta rakyat akan mengirimkan Doa keselamatan dan kesuksesan untuk semua keluarga para politisi yang dicintai rakyat.  O Edison Siahaan


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 23 Juni 2020
Senin, 15 Juni 2020
Selasa, 09 Juni 2020
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020