Sabtu, 27 Desember 2014 11:31:23

Ketika Hujan

Ketika Hujan

Beritabatavia.com - Berita tentang Ketika Hujan

Musim hujan seperti saat ini menjadi pemicu terhambatnya aktivitas masyarakat. Sehingga tak jarang warga yang hanya duduk termenung seraya ...

Ketika Hujan Ist.
Beritabatavia.com - Musim hujan seperti saat ini menjadi pemicu terhambatnya aktivitas masyarakat. Sehingga tak jarang warga yang hanya duduk termenung seraya membayangkan masa depan kehidupannya. Namun, saat termenung pada musim hujan seseorang memiliki kesempatan untuk berfikir dan mempertanyakan, untuk apa negara ini ada, untuk apa pemerintah ada ?

Meskipun pertanyaan itu sudah nyaris terlupakan, bahkan bukan lagi topik pembicaraan yang menarik bagi masyarakat. Karena, rakyat sudah terbiasa hidup tanpa mendapat perlindungan, perhatian dan pelayanan yang sungguh-sungguh dari penyelenggara negara.

Tetapi, pada musim hujan, pertanyaan tersebut menjadi penting. Karena, pada musim hujan banyak warga harus mengungsi karena rumahnya terendam air, banyak masyarakat yang kurang merasa aman saat menjalankan aktivitasnya. Sangat banyak masyarakat yang mengeluh akibat kemacetan yang sudah mematikan kreatifitas dan aktivitasnya.

Pada musim hujan rakyat ingat, sesungguhnya masih banyak masyarakat yang mengeluh atas pelayanan aparat penyelenggara negara. Pada musim hujan rakyat ingat, tidak sedikit jumlah masyarakat yang harus terlunta-lunta mencari keadilan. Pada musim hujan rakyat ingat, ternyata masih banyak masyarakat yang bingung untuk melaksanakan kewajiban, apalagi haknya sebagai warga negara.

Pada musim hujan pula kita baru mengingat bahwa  dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyebutkan tujuan dibentuknya pemerintah negara Indonesia adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. Bahkan UUD 1945 juga telah mengatur  mengenai pelaksanaan sistem pemerintahan.

Pertanyaannya, apakah Pemerintah sudah benar-benar bisa mewujudkan apa yang menjadi tujuan dibentuknya pemerintah negara Indonesia seperti yang diamanatkan dalam pembukaan UUD RI 1945 itu ?

Sesungguhnya, kita memberikan apresiasi atas keberhasilan yang telah dicapai pemerintah. Tetapi, secara realitas tidak juga bisa dipungkiri, masih banyak yang belum diwujudkan, bahkan semakin jauh dari tujuan dibentuknya pemerintahan.

Saat musim hujan,  ingat sebagian masyarakat mengeluh soal biaya pendidikan yang semakin mahal, juga soal kesehatan. Saat musim hujan, ingat  kurang tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai sehingga angka pengangguran semakin tinggi, penegakan hukum yang hanya tajam ke bawah tapi majal ke atas. Praktik korupsi yang semakin nakal bahkan terang-terangan, praktik politik yang membuat masyarakat bingung.

Saat musim hujan, ingat  adanya peraturan dan kebijakan pemerintah yang kurang pro rakyat kecil, tetapi beraroma kepentingan bisnis kelompok tertentu. Saat musim hujan, ingat janji saat kampanye  akan membuat kebijakan yang hanya berdasarkan kepentingan rakyat. Bahkan menjamin akan mewujudkan amanat yang tertera pada pembukaan UUD 1945. 

Ketika musim hujan, ingat justru rakyat dituntut bersabar dan memahami kondisi pemerintah. Seakan  rakyat diminta harus  lebih banyak memikirkan pemerintah. Padahal, adalah tanggungjawab pemerintah untuk mensejahterakan dan mencerdaskan serta melindungi rakyat.

Ketika musim hujan, ingat  rakyat terus dituntut agar menaati kebijakan, tindakan maupun pernyataan para elit pemerintah yang meskipun jauh dari kepentingan masyarakat dan sering melukai hati rakyat.
Ketika musim hujan, ingat rakyat pengendara sepeda motor dilarang melintas di jalan Thamrin dan Merdeka Barat.

Ketika musim hujan, rakyat mengingatkan agar pemerintah tidak lupa. Bahwa, rakyat sudah ingat, tinggal menunggu waktu, pada musim kemarau nanti rakyat akan menuntut apa yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020