Jumat, 01 Mei 2015 08:43:42

Adu Kekuatan

Adu Kekuatan

Beritabatavia.com - Berita tentang Adu Kekuatan

Kekuatan (power) sangat berpengaruh dan menentukan dalam hubungan-hubungan perorangan, kelompok, masyarakat, birokrasi / bangsa dan negara. Saat ...

Adu Kekuatan Ist.
Beritabatavia.com - Kekuatan (power) sangat berpengaruh dan menentukan dalam hubungan-hubungan perorangan, kelompok, masyarakat, birokrasi / bangsa dan negara. Saat terjadi interaksi ada share kekuatan yang saling mempengaruhi. Kekuatan menentukan.

Para pengadu kekuatan akan mati-matian mencari sumber kekuatan untuk melindungi dan menyelamatkan dirinya. Kekuatan-kekuatan  ini berbagai lini ada baik secara struktural, fungsional, politik, ekonomi, sosial hingga spiritual.

Semakin kuat akan semakin nyaman dan aman. Adu kekuatan berdampak pada kebijakan-kebijakan yang akan diputuskan. Pengadu kekuatan adalah kelompok-kelompok oportunis yang mengkultuskan jabatan, kekuasaan, uang dan hal-hal yang hedon/keduniawian.  Adu kekuatan bagai adu jangkrik, adu ayam, bahkan bertinju atau perkelahian. Pada dasaranya kekuasaan atau  penguasaan memang dikuasai dari adu-adu kekuatan.

Pada birokrasi yang rasional adu kekuatan ini berdasar pada prestasi, kompetensi dan produktifitas yang juga berbasis pada ilmu pengetahuan dan  teknologi. Pada birokrasi yang tidak rasional yang diadu adalah backing-becking preman-premannya yang digunakan untuk mempresure, mempengaruhi, mengancam bahkan menakut nakuti.

Aneh memang kedengaranya, tetapi itulah faktanya. Para pengadu kekuatan ini tatkala sudah di atas akan jadi god father, backing atau prewangan yang digunakan untuk menjalankan kekuasaan dengan berbagai kekuasaan dan  kewenanganya.

Tak jarang mereka iklas untuk menakut nakuti. Anehnya belum mati sudah mau dijadikan hantu. Bagaimana jadinya setelah mati, mungkin akan menjadi babi ngepet atau sebangsanya. Kekuatan yang amanah akan menjadi berkah dan mengangkat harkat dan martabat manusia.

Kekuasaan yang digunakan para pemuja berhala jabatan, pangkat dan uang akan menjadikan birokrasi tidak berkeadilan, penuh diskriminasi, dan kontraproduktif. Menjaga kekuatan agar tidak menjadi hantu dan tetap rasional dan fungsional adalah dengan SOP dan etika kerja yang menjadi acuanya. O Kombes DR CDL


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020