Sabtu, 21 November 2015 09:52:21

Broker & Penguasa

Broker & Penguasa

Beritabatavia.com - Berita tentang Broker & Penguasa

Broker atau perantara merupakan penghubung, yang menjembatani, untuk membantu komunikasi  antara satu dengan yang lainnya. Tetapi broker sering ...

    Broker & Penguasa Ist.
Beritabatavia.com - Broker atau perantara merupakan penghubung, yang menjembatani, untuk membantu komunikasi  antara satu dengan yang lainnya. Tetapi broker sering kali malah menjadi benalu yang menumpang dan ikut menggerogoti, dengan cara memblokir untuk menguasai jaringan. Penguasaan jalur komunikasi, menjadikan tumbuh berkembangnya pola-pola mafia. Broker akan melakukan apa saja dan dengan cara apapun asal tujuanya tercapai.

Broker tidak melakukan sendiri, ada sistem pendukungnya yang menjadi patron bahkan god fathernya. Sistem penguasaan ini akan terus dipertahankan tidak hanya kekuatan fisik semata, namun kekuatan legal formalpun dilakukan. Para broker ini bertingkat -tingkat dan berkelas -kelas bisa saja melibatkan penguasa atau pejabat yang sedang berkuasa. Para broker memahami kerjasama bagi hasil, dengan menyisihkan sebagian dari keuntungannya kepada para pejabat dan kroninya yang turut mendukung kelanggengan kegiatanya sebagai broker.

Penguasa dalam konteks ini dipahami sebagai seseorang yang karena posisinya atau jabatanya, diberikan kekuasaan dan kewenangan untuk menggunakan, memberdayakan sumber daya. Para penguasa di semua lini akan menjadi sentral kekuasaan dan kekuatan sesuai dengan lingkupnya,selain itu juga menjadi sumber tumpuan harapan.

Para penguasa ini akan menguasai sumber-sumber daya yang menjadi bagian dari wilayah kewenanganya. Para penguasa ini akan dikelilingi orang-orang kepercayaannya untuk dijadikan sebagai orang-orang andalanya. Di situlah posisi mereka berkembang atau mengembangkan dirinya sebagai broker atau perantara untuk berbagai hal khususnya yang berkaitan dengan penguasaan sumber-sumber daya. 

Kemudian, orang-orang terdekat inipun akan menggunakan orang-orangnya untuk melayani atau  membantu sang penguasa. Dalam birokrasi yang tidak rasional para broker inilah yang menguasai dengan menanamkan orang kepercayaanya menjadi selang atau tentakel di semua lini untuk dapat
mendominasi atas pengeksploitasian sumber daya.

Sistem jejaring yang dibangun adalah sistem kekerabatan, yang personal sehingga mengabaikan standar kompetensi dan profesi yang sudah ada. Hal tersebut dijadikan peluang bahkan menjadi ajang bisnis para broker yang secara bertingkat dan bervariasi untuk menjadi juru sedot atau dept collector,
makelar kasus, makelar jabatan,dan sebagainya.

Kekuatan para broker ini tergantung seberapa besar tingkat kedekatan dengan sang penguasa dan tingkat kepercayaan sang penguasa kepadanya. Melihat potensi yang besar dari para broker, lalu munculah para broker baru, pengaku broker, yang menjual nama sang penguasa sebagai penjamin bagi klien atau korban nya. Anehnya lagi para pengejar jabatan percaya dan mempercayakan kariernya kepada para broker walau dengan berbagai bargaining. Yang parah lagi justru dari sang penguasa memanfaatkan para broker untuk wani piro kepada yang akan dibantunya.

Broker inilah penguasa sebenarnya, karena sudah menjadi bagian untuk kelancaran. Bahkan, broker terus berupaya untuk menjadi besar dan kuat, hingga penguasa tidak berkutik dan memiliki ketergantungan terhadapnya. Tatkala lebih kuat dari penguasanya, broker akan melibas dan bisa memilih siapa pejabat yang akan menjadi mitranya. Sehingga broker menjadi penguasa sesungguhnya, sementara penguasa hanya dijadikan bumper untuk menyelamatkannya.O Kombes DR CdL






Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020