Minggu, 04 Desember 2016 12:06:30

Menunggu

Menunggu

Beritabatavia.com - Berita tentang Menunggu

Menunggu, sebuah situasi yang selalu diwarnai beragam informasi ketidak pastian, sehingga dapat menimbulkan kegalauan.Tetapi, menunggu adalah bagian ...

Menunggu Ist.
Beritabatavia.com - Menunggu, sebuah situasi yang selalu diwarnai beragam informasi ketidak pastian, sehingga dapat menimbulkan kegalauan.Tetapi, menunggu adalah bagian dari kehidupan,sekaligus bukti bahwa segala sesuatu harus melalui proses yang membutuhkan perjuangan dan waktu.
 
Menunggu adalah harapan terhadap sesuatu yang akan terjadi. Sehingga dibutuhkan kesabaran,keikhlasan,keyakinan serta pengharapan yang tulus dan penuh keyakinan.  Ketidak sabaran adalah buah dari kesombongan. Seorang yang sombong tidak dapat menantikan apa pun dengan sikap yang wajar.

Demikian makna dari renungan yang disampaikan Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pendeta, DR Darwin Lumbantobing, dalam perayaan Natal Bersama Keluarga Besar Dos Ni Roha Kisaran dan Sekitarnya di Gedung Pertemuan Kesatriaan Soekarno Hatta Komplek BIN Jakarta Selatan, Sabtu (3/12).

Pada perayaan Natal yang dihadiri ratusan warga perantau asal Kisaran juga sejumlah  warga Kisaran yang beragama Islam serta warga Tionghoa yang berada di Jakarta, Ephorus,Pendeta Darwin Lumbantobing mengatakan, kesabaran adalah bagian dari iman Kristen. Manusia membutuhkan waktu ratusan tahun menunggu kelahiran Jesus Kristus Juru Selamat. Dalam proses menunggu hingga Jesus Kristus lahir di Bethlehem,beragam peristiwa yang terjadi di tengah kehidupan manusia.

Ephorus Pendeta DR Darwin Lumbantobing, mengatakan, kini keluarga besar Dos ni Roha Kisaran dan sekitaranya bersama seluruh manusia di muka bumi ini, tidak lagi menunggu kelahiran Sang Penyelamat Jesus Kristus. Tetapi merayakan kelahiran Nya, sebab Dia sudah lahir 2000 tahun lalu.

Tetapi, kesabaran harus tetap dipelihara dan dijaga karena Kesabaran adalah bagian dari Iman Kristen. Kita harus sabar menunggu hari perayaan kelahiran Jesus Kristus pada tahun selanjutnya.

Ephorus, Pendeta DR Darwin Lumbangtobing, mengingatkan, keluarga besar dos ni roha Kisaran dan sekitarnya harus memiliki kesabaran dalam menjalani kehidupan yang butuh proses waktu dan perjuangan.
 
Ephorus menjelaskan, saat dirinya dan para pelajar dari kampungnya disebut dengan julukan Batara alias Batak Rawang (sebuah kampung di dekat kota Kisaran) saat  sekolah di Kisaran . Meski julukan itu menyakitkan hati, tetapi justru dijadikan sebagai pemicu untuk semangat, kemudian dengan kesabaran dan ketekunan serta keyakinan, akhirnya berhasil seperti saat ini menjadi pucuk pimpinan HKBP yang memiliki jemat terbesar di Asia Tenggara.
 
Jadi bersabarlah, sampai kedatangan Tuhan. Menunggu adalah bagian dari kehidupan. Bahkan manusia lebih banyak menghabiskan waktu untuk menanti dari pada waktu untuk menerima yang kita harapkan. Tetapi banyak orang tidak menanti dengan baik. Jadi keluarga besar dos ni roha Kisaran dan sekitarnya  mimilih untuk belajar menikmati waktu penantian, bukan waktu penerimaan.

Diakhir renungan Natal yang juga dihadiri sejumlah warga Kisaran yang sukses seperti Profesor Edison Sihombing, Sam Jhon Nadapdap, Ephorus Pendeta DR Darwin Lumbantobing berdoa agar seluruh warga Dos Ni Roha Kisaran dan sekitarnya serta seluruh pemimpin dan bangsa Indonesia diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa. Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat Yesus Kristus. Selamat Hari Natal. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020