Rabu, 25 Agustus 2010 09:38:21

Ribuan Senpi ILegal Tantangan Kapolda Timur Pradopo

Ribuan Senpi ILegal Tantangan Kapolda Timur Pradopo

Beritabatavia.com - Berita tentang Ribuan Senpi ILegal Tantangan Kapolda Timur Pradopo

“ Bapak Kapolri, tolong dijelaskan soal ribuan senjata api yang hingga saat ini masih beredar di masyarakat,” pertanyaan tersebut saya ...

Ribuan Senpi ILegal Tantangan Kapolda Timur Pradopo Ist.
Beritabatavia.com - Bapak Kapolri, tolong dijelaskan soal ribuan senjata api yang hingga saat ini masih beredar di masyarakat, pertanyaan tersebut saya sampaikan saat acara jumpa pers akhir tahun pada 2009 silam.
Kemudian saya lanjutkan dengan pernyataan  bahwa berdasarkan Skep Kapolri nomor 1117/VIII/2005 seluruh senjata yang dimiliki warga sipil harus dititipkan ke  Polri. Lewat skep itupula dinyatakan bahwa Polri tidak menerbitkan izin baru. Sedangkan izin lama akan terus diproses perpanjangannya, tetapi senpinya harus di titipkan ke pihak kepolisian. Namun, di sejumlah kalangan ditemukan, adanya izin yang sudah diperpanjang tetapi tidak menitipkan senjata apinya ke pihak kepolisian.
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) yang didampingi sejumlah pejabat teras Mabes Polri, sempat kaget. Bahkan Kapolri mengaku, baru mendengar prihal ribuan pucuk senpi illegal masih beradar hingga saat ini. Saya minta agar informasi ini ditindak lanjuti, kata Kapolri Jenderal BHD saat itu. Kemudian Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya agar melaksanakan Skep Kapolri nomor 1117 tersebut.
Namun, faktanya dari 17.541 surat izin penggunaan Senpi yang dikeluarkan Polri, baru hanya sebanyak 9.743 pucuk senpi yang ditarik. Sehingga sebanyak 7.798 pucuk senpi illegal kini masih beredar dan tidak diketahui keberadaannya.
Bahkan Polda Metro Jaya yang mengeluarkan izin penggunaan senjata api sebanyak 5000. Hingga kini baru sekitar 40 persen yang berhasil ditarik. Artinya, untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya atau ibukota Jakarta dan sekitarnya masih ada ribuan senpi illegal yang beredar dan tidak diketahui keberadaannya.
Anehnya, beberapa kali pergantian pucuk pimpinan di Polda Metro Jaya, kasus ini tidak kunjung tuntas. Bahkan, dalam beberapa kali kesempatan Kapolda Metro Jaya seperti Irjen Adang Firman hingga Irjen Wahyono selalu memberikan janji akan  proaktif melakukan penarikan senpi dari masyarakat.
Tetapi, untuk menutupi ketidak mampuan itu, Irjen Adang Firman maupun Irjen Wahyono kerap mengungkapkan kesulitannya dengan alasan yang terkadang sangat dangkal. Kami kesulitan, karena pemiliknya ada yang sudah pindah domisili. Ada juga yang sudah pindah tugas ke  daerah, kata Irjen Wahyono dalam berbagai kesempatan.
Seakan-akan perwira tinggi Polri itu mengira bahwa masyarakat tidak mengetahui bahwa pemilik senpi yang mendapat izin dari Polri bukanlah orang-orang yang tidak jelas identitasnya. Karena, para pemegang izin itu adalah orang-orang yang berprofesi seperti direktur bank, pengacara kondang, pengusaha, ketua organisasi dan orang-orang yang dekat dengan pejabat Polri.  
Kini, soal senpi illegal yang masih bebas beredar kembali mencuat. Disusul dengan maraknya peristiwa perampokan dengan menggunakan senjata api di berbagai wilayah tanah air. Kita harapkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Timur Pradopo tidak lagi mengikuti jejak seniornya yang hanya mampu memberikan alasan, tanpa ada rasa malu karena gagal melaksanakan tugasnya. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020