Jumat, 21 Juli 2017 19:55:45

Apresiasi dan Reward Ala Polri

Apresiasi dan Reward Ala Polri

Beritabatavia.com - Berita tentang Apresiasi dan Reward Ala Polri

Pergantian pucuk pimpinan sebuah instansi atau lembaga pemerintahan baik Polri maupun TNI tidak dapat dihindari.Selain untuk kepentingan organisasi, ...

Apresiasi dan Reward Ala Polri Ist.
Beritabatavia.com - Pergantian pucuk pimpinan sebuah instansi atau lembaga pemerintahan baik Polri maupun TNI tidak dapat dihindari.Selain untuk kepentingan organisasi, juga penyegaran dan kelanjutan kaderisasi yang terus bergulir.Sehingga rotasi atau mutasi jabatan bukanlah hal yang perlu diperdebatkan dengan aroma kecurigaan.

Seperti pergantian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Iriawan. Apalagi melakukan pergantian Kapolda dan sejumlah jabatan lain di Polri, merupakan kewenangan Kapolri yang saat ini dijabat oleh Jenderal Tito Karnavian.

Tetapi kali ini, mutasi ditubuh Polri agak berbeda, sehingga menuai penilaian beragam bahkan mengundang pertanyaan banyak pihak.Mutasi yang tertuang dalam telegram Kapolri nomor ST/1768/VII/2017 tertanggal 20 Juli 2017 tertera nama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Iriawan digeser untuk menduduki jabatan Asisten Operasi (ASOPS) Kapolri menggantikan Irjen Unggung Cahyono yang ditunjuk menjadi Asisten Logistik (Aslog) Kapolri. Sedangkan jabatan Kapolda Metro Jaya dipercayakan kepada Irjen Idham Azis sebelumnya sebagai Kadivpropam Polri.

Sejatinya, jabatan yang dipercayakan kepada Irjen Iriawan bukan bagian dari topik pembicaraan yang berkembang di masyarakat.Tetapi, karena adanya ketidaksamaan antara pernyataan Kapolri  Jenderal Tito Karnavian dengan tindakan dan perbuatan maupun kebijakannya.

Bukan hanya pada saat mutasi Kapolda Irjen M Iriawan, tetapi dalam berbagai kesempatan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian selalu mengatakan akan memberikan reward (penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi) dan Punishment (sanksi bagi anggota Polri yang tidak berprestasi dan yang melanggar aturan).

Beberapa saat setelah berita mutasi sejumlah perwira Polri beredar luas di masyarakat. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan alasan mutasi Irjen Iriawan menjadi Asops Kapolri, untuk menghargai kinerja Iriawan yang sukses selama memimpin Polda Metro Jaya.

Bahkan, Jenderal Tito memberi apresiasi yang amat tinggi kepada Irjen Iriawan, karena sukses memimpin Polda Metro Jaya dengan dinamika yang terjadi sejak September 2016 lalu. Tito juga mengakui, prestasi Irjen Iriawan cukup banyak,sejumlah kasus besar berhasil diungkap dan terakhir menorehkan prestasi terbaik yaitu pengungkapan 1 ton narkoba jenis sabu.

Dengan kemampuan dan energy yang besar Irjen Iriawan, Kapolri memberikan tugas yang memiliki tantangan yang lebih besar.  Jenderal Tito mengakui, ada kegiatan yang memerlukan atensi khusus untuk pengamanan Asian Games 2018 dan World IMF 2018 serta pengamanan Pemilu 2018. Jenderal Tito menilai energy yang dimiliki Iriawan sangat besar,sehingga cocok untuk menduduki jabatan prestisius sebagai ASOP untuk menciptakan keamanan dan ketertiban saat pelaksanaan kegiatan tersebut.
 
Ditengah puja puji dan sanjungan yang dilontarkan Kapolri, Jenderal Tito juga menyiramkan janji yang tentu membutuhkan waktu untuk membuktikannya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak memungkiri dalam waktu dekat Irjen Iriawan yang juga seniornya, akan menduduki jabatan dengan pangkat jenderal bintang tiga (Komisaris Jenderal).

Publik menilai, argumentasi yang disampaikan Jenderal Tito sebagai alasan untuk merotasi Irjen Iriawan belum pernah terjadi di lingkungan Polri.Seorang perwira Polri mendapat penilaian sangat baik tetapi tidak diimbangi dengan reward yang sebanding.Sehingga publik menilai argumentasi itu adalah potret  cara berfikir dan bertindak yang tidak konsisten.
 
Bahkan ada anggapan, Jenderal Tito Karnavian sedang melakukan sebuah siasat untuk menutupi rencana sebenarnya. Apakah rencana itu untuk membuktikan reward atau hanya sebatas angin surga waktu jugalah yang menjawabnya.

Tak dapat dipungkiri,deretan prestasi yang diraih Irjen Iriawan membuatnya popular dikalangan masyarakat Ibukota Jakarta. Kedekatan dan kepeduliannya dengan masyarakat khususnya yang sedang dalam kesulitan menjadi nilai tambah sekaligus menghiasi bingkai prestasi Irjen Iriawan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dinilai,sosok perwira tinggi Polri yang memiliki integritas dan kompetensi. Serta terus berupaya untuk memberikan yang terbaik dalam setiap melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Tingginya suhu politik jelang Pilkada dan dinamika kehidupan Ibukota Jakarta tak membuatnya pesimis. Iriawan terus memompa semangat kerja seluruh jajarannya agar tidak mengendur. Meskipun waktunya nyaris tersita, Iriawan tak pernah lelah untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat Ibukota Jakarta.

Kerja keras dan apresiasi yang sangat tinggi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian, seyogianya ditandai dengan pemberian reward yang sebanding. Bukan dengan jabatan yang justru tak memberikan ruang gerak lebih besar. Sebab, ASOP Kapolri merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan, bukan unsur pelaksana tugas pokok.

Sejatinya, reward yang diberikan kepada Irjen Iriawan dapat memicu kinerja ribuan anggota Polri lainnya, bukan justru potensi melemahkan semangat para anggota Polri. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 23 Juni 2020
Senin, 15 Juni 2020
Selasa, 09 Juni 2020
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020