Selasa, 23 Oktober 2018

Sodom & Gomora

Sodom & Gomora

Beritabatavia.com - Berita tentang Sodom & Gomora

Saat fajar, bumi tiba-tiba berguncang hebat.Angin bertiup kencang dari segala penjuru. Hujan lebat disertai petir, batu beterbangan sangat ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Saat fajar, bumi tiba-tiba berguncang hebat.Angin bertiup kencang dari segala penjuru. Hujan lebat disertai petir, batu beterbangan sangat mengerikan. Seluruh isinya terombang ambing seperti diatas lautan. Orang-orang berusaha melarikan diri mencari tempat berlindung, lalu tertimpa reruntuhan. Disusul dengan hujan belerang dan api membakar meluluhlantakkan seluruh isi kota Sodom dan Gomora.

Kisah nyata mengerikan itu tertulis dalam kita suci Alkitab dan Al-Quran tetang  hukuman Tuhan atas dosa dan perilaku manusia yang menjijikkan. Ketika itu penduduk kota Sodom dan Gomora mencari kepuasan lewat cara yang tidak wajar. Penduduk kota Sodom dan Gomora melakukan perbuatan penyelewengan seksual hubungan sejenis, sekarang dikenal dengan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Sebelumnya, Nabi Luth atau Lot diutus untuk berdakwa ke Sodom dan Gomora. Nabi Luth berseru kepada penduduk Sodom dan Gomora untuk meninggalkan perbuatan homoseksual dan lesbian. Nabi Luth menyatakan perbuatan itu bertentangan dengan fitrah dan hati nurani manusia serta menyalahi hikmah manusia yang diciptakan menjadi dua jenis yaitu lelaki dan wanita.

Tetapi penduduk yang sudah dirasuki perbuatan menjijikkan tak menggubris. Justru prilaku LGBT semakin marak di kota Sodom dan Gomora. Hingga akhirnya Tuhan memusnahkan kedua kota yang penuh dosa itu.

Kita patut prihatin, mencuatnya kabar kelompok LGBT, ditengah kondisi bangsa dan negara yang sedang menghadapi sejumlah bencana serta persiapan pelaksanaan Pilpres dan Pileg. Kabar LGBT kembali mencuat lewat media sosial di wilayah Jambi, Sumatera. Bahkan, kelompok LGBT itu disebut akan berjuang untuk memperoleh pengakuan HAM LGBT.
Kita juga khawatir keberadaan kelompok LGBT yang sebelumnya terkuak di daerah Blitar, Bandung dan sejumlah kota di wilayah Indonesia. Meski sempat mereda, LGBT kembali muncul di Jambi.

Kita patut bertanya.  Mengapa kaum LGBT dapat tumbuh dan berkembang di bumi Indonesia ? Bahkan berusaha dan berjuang untuk memperoleh pengakuan HAM  kelompok LGBT.

Merujuk kisah Sodom dan Gomora. Para ahli tafsir menyatakan alasan Allah menghancurkan Sodom dan Gomora adalah homoseksual. Perbuatan homoseksual adalah dosa yang tidak dapat dimaafkan.

LGBT buah dari kerusakan moral yang akut sekaligus perbuatan dosa yang tidak dapat terampuni. Upah dosa adalah maut. Sebagai bangsa yang ber Agama, LGBT harus ditolak dan tak memberikan ruang sedikitpun untuk bisa berkembang biak.

Kita patut waspada, fitnah terhadap Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin yang diposisikan mendukung LGBT. Fitnah yang sengaja dihembuskan untuk merusak moral anak-anak bangsa. Pemerintah memiliki peran dan kewajiban untuk mencegah upaya yang sedang direncanakan kelompok LGBT.

Pemerintah berkewajiban melindungi segenap bangsa Indonesia dari segala bentuk ancaman. Pemerintah harus menjadi pelita dalam menentukan arah perjalanan bangsa, agar terhindar dari perbuatan dosa.  Bumi Indonesia jangan biarkan seperti kota Sodom dan Gomora. O Edison Siahaan.

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Sabtu, 09 Februari 2019
Selasa, 22 Januari 2019
Jumat, 18 Januari 2019
Jumat, 18 Januari 2019
Selasa, 15 Januari 2019
Jumat, 04 Januari 2019
Selasa, 01 Januari 2019
Jumat, 28 Desember 2018
Selasa, 25 Desember 2018
Jumat, 14 Desember 2018
Rabu, 12 Desember 2018
Kamis, 29 November 2018