Jumat, 18 Januari 2019

Debat Memilih Pemimpin

Debat Memilih Pemimpin

Beritabatavia.com - Berita tentang Debat Memilih Pemimpin

Negara dan bangsa Indonesia hendaknya memilih pemimpin yang memiliki pemikiran dan wawasan berskala global agar hasilnya dapat menyerap dan ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Negara dan bangsa Indonesia hendaknya memilih pemimpin yang memiliki pemikiran dan wawasan berskala global agar hasilnya dapat menyerap dan menjawab serta memberikan solusi semua permasalahan hingga yang kecil.

Calon pemimpin harus  mampu memberikan dan menjelaskan pemahaman tentang filosofi berbangsa dan bernegara. Serta memberikan pengertian dan eduksi tentang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya,pertahanan, keamanan (Ipolesosbudhankam). Calon pemimpin harus meyakinkan bahwa visi -misi yang tawarkannya akan membawa bangsa dan negara untuk lebih baik maju,adil dan sejahtera.

Calon pemimpin yang hanya mampu menjelaskan tentang teknis, tentu orientasinya hanya yang kecil-kecil lewat janji-janji akan begini dan begitu. Atau memprovokasi apa yang telah dilakukannya untuk mempertahankan kepemimpinannnya.

Calon pemimpin yang berfikir tentang hal-hal kecil, tidak akan menjadi solusi permasalahan. Tetapi justru potensi  menjadi sumber permasalahan itu sendiri. Rakyat Indonesia dalam memilih pemimpin harus cerdas dan objektif dengan berdasarkan kompetensi dan integritas yang dimiliki calon pemimpin.

Untuk itulah sebelum pelaksanaan pemilihan capres maupun cawapres, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat. KPU harus menyajikan debat yang berkualitas tinggi, bukan hanya sekedar memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh aturan dalam undang-undang. Debat menjadi informasi penting dan utama bagi publik agar dapat menilai dan menentukan pemimpin yang akan dipilihnya.

Pelaksanaan debat formal tidak mengurangi substansi yaitu pertengkaran fikiran lewat argumentasi dan  kompetensi para calon. Kedua pasangan calon harus memaparkan pemahamannya tentang falsafah  negara dan bangsa Indonesia yang bersumber dari Pancasila dan Konstitusi yaitu UUD 1945.

Calon pemimpin juga harus memastikan secara sosiologis bahwa peraturan yang dibentuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berbagai aspek. Termasuk  dengan fakta empiris tentang perkembangan masalah dan kebutuhan bangsa dan negara.
 
Calon pemimpin juga harus manggambarkan dari sisi yuridis bahwa aturan dan peraturan yang dibentuk untuk mengatasi permasalahan dan dilaksanakan untuk menjamin kepastian hukum yang memberikan rasa keadilan masyarakat.

Kemudian lewat debat argumentasi Capres dan Cawapres, publik dapat menilai dan menentukan calon pemimpin yang akan dipilihnya. Karena ada keyakinan bahwa visi-misi yang dipaparkan akan dapat menjawab seluruh permasalahan Ipolesosbudhankam.
Panggung debat yang dibangun dengan uang rakyat bukan arena untuk menjelaskan apa yang telah dan sedang  dilakukan oleh para calon. Tetapi, para calon naik ke panggung debat untuk membedah permasalahan tentang Ipolesosbudhankam dan menyampaikan solusi untuk mengatasinya.

Panggung debat adalah sarana prasarana bagi para capres dan cawapres untuk menawarkan gagasan, ide, wacana yang bernas dan cerdas. Serta menggambarkan pandangan optimisme agar rakyat yakin kesejahteraan dan keadilan serta kemakmuran  bagi seluruh tumpah darah Indonesia akan terwujud.

Debat yang digelar KPU untuk mencari pemimpin yang memiliki fikiran besar, bukan pekerja semata. Debat berkualitas akan mencerdaskan publik untuk memilih pemimpin yang mampu memberikan solusi permasalahan minimal lima tahun ke depan. O Edison Siahaan 


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 04 Juni 2019
Minggu, 26 Mei 2019
Rabu, 22 Mei 2019
Senin, 20 Mei 2019
Kamis, 02 Mei 2019
Kamis, 02 Mei 2019
Senin, 15 April 2019
Senin, 08 April 2019
Selasa, 26 Maret 2019
Senin, 25 Maret 2019
Kamis, 21 Maret 2019
Kamis, 21 Maret 2019