Senin, 18 Februari 2019

Ledakan Senayan Polisi Harus Tanggungjawab

Ledakan Senayan Polisi Harus Tanggungjawab

Beritabatavia.com - Berita tentang Ledakan Senayan Polisi Harus Tanggungjawab

Ledakan dahsyat yang terjadi di area parkir timur senayan dan stadion Aquatic sekitar pukul 20.13, Minggu 17 Fabruari 2019 terjadi tiba-tiba. ...

Ist.
Beritabatavia.com - Ledakan dahsyat yang terjadi di area parkir timur senayan dan stadion Aquatic sekitar pukul 20.13, Minggu 17 Fabruari 2019 terjadi tiba-tiba. Padahal,  tidak jauh dari lokasi kejadian tepatnya di Hotel Sultan, sedang berlangsung debat Capres ke dua yang dihadiri kedua Capres dan sejumlah pejabat tinggi negara maupun tokoh-tokoh penting negeri ini.
Ledakan keras itu menimbulkan asap tebal dan mengakibatkan setidaknya tujuh (7) orang korban luka diantaranya ada yang mengalami pecah gendang telinga dan serangan jantung. Ledakan membuat beberapa pohon terkoyak serta sejumlah tanaman hancur.

Ledakan keras yang menurut polisi hanya petasan terjadi tiba-tiba. Tetapi, apakah itu petasan ataupun bom, bukanlah tindakan atau perbuatan yang dilakukan secara spontan. Hampir pasti diawali perencanaan dan memiliki maksud dan tujuan.

Maka, peristiwa tersebut menuai gugatan terhadap tanggungjawab Polri sebagai aparat keamanan. Publik bertanya, dimana keprofesionalan dan kemoderenan serta kepercayaan (Promoter) yang selalu dikumandangkan Polri. Dimana dan apa yang dilakukan Polri, sebelum peristiwa ledakan itu terjadi. Apalagi ledakan terjadi tidak jauh dari lokasi berlangsungnya debat Capres yang dihadiri Presiden Jokowi dan para menteri serta tokoh-tokoh politik Indonesia. Peristiwa tersebut tak dapat dimaafkan karena terjadi di lokasi ring 1.

Seharusnya lokasi kejadian ledakan apakah itu petasan seperti penjelasan polisi, clean dan clear serta steril dari semua potensi yang dapat menimbulkan gangguan maupun ancaman Kamtibmas. Maka, berbagai upaya termasuk tindakan deteksi harus dilakukan. Sayangnya, tidak tampak adanya upaya pencegahan, sehingga kesan adanya kelalaian tak dapat dibantah.

Ledakan tersebut tidak hanya menimbulkan rasa ketakutan bagi masyarakat Ibukota Jakarta. Tetapi akan berdampak luas termasuk upaya masuknya investasi dari luar negeri. Bagaimana bisa meyakinkan pihak lain terkait jaminan keamanan,  kalau ada ledakan keras di lokasi yang tidak jauh dari keberadaan Presiden dan para pejabat tinggi negara.

Polisi harus bertanggungjawab atas  peristiwa ledakan di parkir timur Senayan. Tidak cukup hanya menyampaikan penjelasan telah memeriksa setidaknya 10 orang saksi dan sedang memburu pelaku. Karena, selain melakukan penegakan hukum, Polisi adalah lembaga yang bertanggungjawab memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Artinya, harus ada upaya preventif dan preentif untuk mencegah segala bentuk ancaman terhadap Kamtibmas.
 
Apalagi ledakan dahsyat itu bukan hanya sekadar menjadi ancaman yang meresahkan dan menakutkan masyarakat. Tetapi, terjadi saat dua Capres sedang mengikuti debat terbuka. Kegiatan debat Capres merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan pesta demokrasi yaitu Pilpres dan Pileg yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

Bagaimana publik merasa aman, apabila lokasi yang tidak jauh dari tempat Presiden berada terjadi ledakan keras yang potensi mengancam keselamatan jiwa manusia. Apakah bentuk pertanggungjawaban Polri terhadap peristiwa ledakan tersebut ? Biarlah pimpinan Polri yang memutuskan. Namun, tidak boleh diabaikan atau menganggap peristiwa ledakan tersebut hanya kejadian biasa. Pimpinan Polri harus memberikan reward dan funishment kepada pihak yang seharusnya bertanggungjawab. O Edison Siahaan 

Berita Terpopuler
Selasa, 13 Agustus 2019
Sabtu, 17 Agustus 2019
Berita Lainnya
Minggu, 26 Mei 2019
Rabu, 22 Mei 2019
Senin, 20 Mei 2019
Kamis, 02 Mei 2019
Kamis, 02 Mei 2019
Senin, 15 April 2019
Senin, 08 April 2019
Selasa, 26 Maret 2019
Senin, 25 Maret 2019
Kamis, 21 Maret 2019
Kamis, 21 Maret 2019
Sabtu, 09 Maret 2019