Rabu, 10 Juli 2019

Siapa Setelah Jenderal Tito Karnavian

Siapa Setelah Jenderal Tito Karnavian

Beritabatavia.com - Berita tentang Siapa Setelah Jenderal Tito Karnavian

Kendati HUT Bhayangkara ke- 73 pada 1 Juli, tetapi puncak perayaan baru digelar Rabu 10 Juni 2019 di silang Monas, Jakarta. Selain menyampaikan ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Kendati HUT Bhayangkara ke- 73 pada 1 Juli, tetapi puncak perayaan baru digelar Rabu 10 Juni 2019 di silang Monas, Jakarta. Selain menyampaikan lima instruksi, Presiden Jokowi yang bertindak sebagai inspektur upacara, juga menganugrahkan tanda penghargaan bintang Bhayangkara Nararya kepada empat anggota Polri.

HUT Bhayangkara ke-73 adalah tahun ketiga Jenderal Tito Karnavian memimpin Polri, sejak dilantik pada 13 Juli 2016 silam. Setiap pimpinan tidak ada yang sempurna, pasti menorehkan prestasi sekaligus meninggalkan hal-hal yang belum tercapai.

Begitu juga Jenderal Tito Karnavian, tiga tahun memimpin Polri dengan program Profesional, Modren, Terpercaya (Promoter) berjalan sangat dinamis. Sejumlah prestasi berhasil diraih, tetapi tentu ada juga yang belum atau sedang dalam upaya. Namun sosok lulusan terbaik AKPOL 1987 ini terbilang sukses. Meskipun secara psikologis Jenderal Tito merasakan ada hambatan, tetapi dengan sangat piawai Tito berhasil meredam potensi gejolak internal.

Memang, pria kelahiran Palembang 26 Oktober 1964 ini, bukan hanya soal melewati lima angkatan, tetapi pernyataan Tito Karnavian juga selalu menarik perhatian publik. Seperti harapan yang disampaikan Jenderal Tito Karnavian pada HUT Bhayangkara ke -73 agar tunjungan bukan hanya Polri, tetapi TNI-Polri dinaikkan.

Siapapun Kapolri, roda institusi Polri tetap bergerak untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab serta fungsinya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Tetapi Polri harus memiliki pimpinan sebagai sosok yang bertanggungjawab terhadap semua aktivitas baik internal maupun eksternal kepolisian.

Proses pergantian pucuk pimpinan Polri sudah diatur dalam UU no 2 tahun 2002 tentang Polri. Calon Kapolri adalah perwira tinggi berpangkat bintang tiga (Komjen) dengan memperhatikan senioritas. Bagi para alumni AKPOL, maupun AKMIL, senioritas angkatan adalah tradisi yang tidak tertulis tapi wajib dan sudah berlangsung bahkan saat Polri masih bagian dari ABRI. Sekaligus menjadi hambatan psikologis saat junior mendapat kepercayaan untuk memimpin.

Pasca pelantikan Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri, sejumlah senior angkatan yaitu  1984,1985,1986 maupun senior usia yang berpangkat Komjen dan Irjen sedang menduduki jabatan strategis. Bahkan, tiga tahun memimpin Polri, baru tiga senior yang memasuki masa pensiun kemudian digantikan oleh perwira tinggi dari angkatan 1987 dan 1988. Hingga kini, sejumlah posisi penting masih dijabat oleh senior Tito Karnavian.

Pertanyaannya, apakah Jenderal Tito Karnavian yang baru akan memasuki masa pensiun pada 2022 masih tetap menjadi Kapolri ? Kalau jawabannya ya, maka peluang angkatan 1984,1985 dan 1986 untuk jadi Kapolri tertutup rapat. Karena akan memasuki usia pensiun yaitu  58 tahun. Sementara angkatan 1987,1988,1989 masih bisa tidur dan bermimpi menjadi Kapolri meskipun peluangnya kecil.

Secara kasat mata dapat terlihat, ada sejumlah perwira tinggi yang sudah disiapkan untuk memimpin Polri pasca Jenderal Tito Karnavian. Para perwira tinggi handal itu berasal dari angkatan 1990,1991 hingga 1993. Selain memiliki segudang prestasi, perwira tinggi itu juga memiliki hubungan historis dengan pusat kekuasaan.

Tetapi, siapapun yang akan menjadi pemimpin Polri, hendaknya dia adalah sosok pemimpin yang tulus dan ikhlas melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Agar Polri benar-benar sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat. Serta penegak hukum yang adil dan menjamin bahwa Polri adalah kumpulan orang-orang baik untuk menjaga kehidupan.Sehingga Polri dicintai rakyatnya dengan sepenuh hati. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 13 Agustus 2019
Rabu, 31 Juli 2019
Senin, 22 Juli 2019
Jumat, 19 Juli 2019
Rabu, 10 Juli 2019
Rabu, 03 Juli 2019
Minggu, 30 Juni 2019
Kamis, 27 Juni 2019
Selasa, 25 Juni 2019
Selasa, 04 Juni 2019
Minggu, 26 Mei 2019
Rabu, 22 Mei 2019