Jumat, 01 November 2019 11:27:21

Sosok Pengganti Jenderal Idham

Sosok Pengganti Jenderal Idham

Beritabatavia.com - Berita tentang Sosok Pengganti Jenderal Idham

Pergantian Kapolri satu tarikan nafas dengan mutasi dan promosi untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Kapolri dan seterusnya.  Barulah ...

Sosok  Pengganti Jenderal Idham Ist.
Beritabatavia.com - Pergantian Kapolri satu tarikan nafas dengan mutasi dan promosi untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Kapolri dan seterusnya.  Barulah kemudian ada sedikit waktu jedah bagi Kapolri melakukan konsolidasi dan improvisasi sekaligus memastikan kesiapan seluruh jajarannya melaksanakan konversi. Itulah potret kondisi setiap awal pergantian Kapolri atau disebut Tribrata satu (TB1).

Apakah Kapolri Jenderal Idham Aziz  memiliki waktu luang diawal kepemimpinannya, seperti para seniornya ? Tentu bila dilihat secara kasat mata jawabnya, ya sama. Tetapi, berdasarkan UU Nomor 2 tahuan 2002 tentang Polri. Kapolri Jenderal Idham Aziz, kelahiran 30 Januari 1963 dan lulusan AKPOL 1988 ini akan memasuki masa pensiun pada awal 2021. Idham Aziz hanya diberikan waktu singkat atau selama 14 bulan untuk memimpin Polri dengan jumlah personil mencapai 450 ribu dan segudang permasalahan yang harus diselesaikan.

Sebagian besar publik tidak meragukan integritas dan kompetensi Jenderal Idham Aziz memimpin Polri. Tetapi persyaratan administrasi menjadi kendala, sehingga membahas masa kepemimpinan Idham Aziz, jauh lebih menarik dari pada era para seniornya.

Kapolri Jenderal Idham Aziz, tidak memiliki waktu luang, sehingga konsolidasi harus dilakukan seraya bergerak bahkan berlari cepat. Beragam persoalan yang potensi memicu gangguan Kamtibmas sudah di depan mata. Polri tidak lagi punya waktu rehat walaupun sejenak. Berlari dan terus berlari bersama mengejar waktu untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Jenderal Idham Aziz harus bekerja dan berupaya keras untuk memenuhui harapan publik yang besar.

Ditengah kesibukan menjalankan tugas rutin yang menyita waktu, pada saat yang bersamaan Kapolri Jenderal Idham Aziz, juga harus menata dan mempersiapkan kaderisasi Polri. Sebab, kebijakan dan proses saat ini akan menentukan kualitas Polri masa depan. Untuk mencapai tujuan organisasi, pengelolaan sumber daya manusia menjadi prioritas. Kapolri Jenderal Idham  Aziz, tidak bisa menghindar dari prinsip the right man in the right place.

Tetapi pada saat dan kepentingan yang sama,  Idham Aziz juga tidak bisa menepis fakta di internal Polri dan pengaruh kekuasaan yang sulit dihindari. Hanya hitungan langkah setelah dilantik,  Idham Aziz  harus memilih sosok yang tepat mengisi posisi Kabareskrim. Sejumlah nama yang potensi, ada Irjen Listyo Sigit Prabowo saat ini menjabat Kadiv Propam Polri. Lulusan AKPOL 1991 ini ajudan pertama Presiden Joko Widodo, disebut-sebut calon kuat menjadi Kapolri pasca Idham Aziz.

Ada juga sejumlah lulusan AKPOL 1988A atau batalion Atmani Wedhana, Irjen Boy Rafli Wakalemdik Polri, dan Irjen Gatot Eddy Pramono, Kapolda Metro Jaya serta Irjen Petrus Reinhard Golose, sekarang Kapolda Bali.  Serta Irjen Rycko Amelza Dahniel lulusan AKPOL 1988B Kapolda Jawa Tengah dan Irjen Agus Andrianto Kapolda Sumatera Utara lulusan AKPOl 1989.  Selanjutnya, memilih sosok perwira untuk mengantikan posisi yang ditinggal Kabareskrim terpilih.

Selain itu, jabatan yang diisi oleh perwira tinggi berpangkat Komjen seperti Wakapolri, Kabaharkam dan Irwasum Polri akan lowong secara berurut hingga Mei 2020. Para perwira tinggi Polri itu akan memasuki masa pensiun bersama dengan sejumlah pejabat non  struktural Polri seperti Kepala BNPT, Sestama Lemhanas.

Kapolri Jenderal Idham Aziz, berada pada situasi yang harus memastikan tugas dan tanggungjawab berjalan efektif. Sekaligus melakukan kaderisasi untuk menyiapkan  penggantinya. Mutasi dan promosi era Idham Aziz bukan proses yang biasa. Tetapi menyiapkan sosok penggantinya sesuai pesan yang diterimanya. O Edison Siahaan 
 


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020