Kamis, 14 Mei 2020 12:20:55

Disini Lucu & Ajaib

Disini Lucu & Ajaib

Beritabatavia.com - Berita tentang Disini Lucu & Ajaib

Nyaris belum terlihat sosok yang mampu membuat dan menggunakan narasi yang mengobarkan gelora untuk membakar semangat agar  setiap jiwa ...

Disini Lucu & Ajaib Ist.
Beritabatavia.com -

Nyaris belum terlihat sosok yang mampu membuat dan menggunakan narasi yang mengobarkan gelora untuk membakar semangat agar  setiap jiwa memiliki kebanggaan sebagai warga negara negeri ini.  Hampir semua kurang menunjukkan keseriusan dan ketulusan membangun bangsa dan negara yang berdasarkan kebutuhan seluruh rakyat. Negara dan bangsa ini  diurus bukan dengan hati dan kejujuran, tetapi dengan menggunakan mesin kalkulator untuk mengetahui untung atau tekor.

Membangun sinergi dan kolaborasi dengan orang asing dengan tujuan laba dan keuntungan.  Mendirikan etalase tempat menjual bahan kebutuhan dengan tarif tak terjangkau orang-orang. Menata jalan panjang yang kehilangan jiwa sebab tak mampu melintas. Saat terdesak, berupaya  memutarbalikkan kewajiban menjadi hak, sesuai dengan keinginanmu.  

Seluruh pojok negeri ini dikemas menjadi arena jual beli material dari toko sebelah. Bisnis di negeri yang letak wilayahnya strategis ini hanya  untuk menggaruk keuntungan demi memenuhi pundi-pundi sulaman sendiri. Hak rakyat dianggap bukan kewajiban.
Beragam keajaiban ada disini. Group Koor kabinet dipimpin sederet dirigen atau konduktor membuat lagu dan lirik serta irama terdengar berbeda. Membisingkan, bikin kesal tak becus. Suara dan fikiran apalagi hati tak satu tujuan. Kabinet yang dibentuk acak-acakan, kurang bermanfaat. Tak sepenuhnya dapat dipercaya, selalu ada relasi dibelakangnya.

Seperti kumpulan yang cerdas tapi tersunat  kualitas, membuat empati mampet kepala mumet dan hati tersumbat.  Kompetensi dan integritas terlihat jelas, saat  wabah virus corona atau covid-19 datang merusak sendi-sendi kehidupan. Pandemi covid-19 bukan hanya menggiring pada situasi darurat kesehatan, tetapi juga membuka ruang untuk memasuki darurat ekonomi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan memasuki darurat sosial.

Sayangnya, kalian bukan menyatukan hati dan fikiran serta langkah yang serentak bekerja keras mencegah atau mengatasi virus corona. Justru kalian seperti kesebelasan yang bermain masing-masing,  bukan tim yang saling kirim dan unpan. Lucunya, meski gol tak pernah ada, kalian tenang saja, seperti tidak terjadi apa-apa atau semua biasa saja.

Ajaibnya, masing-masing berebut bicara, sementara yang diam seribu bahasa tidak juga berbuat apa-apa. Kebijakan kalian tak perlu efektif yang penting pernah ada. Alasan demokrasi, transparansi dan entah apalagi, semuanya kurang arti. Beragam kebijakan memicu polemik, tapi tak membuat virus corona terjepit. Justru semakin kreatif mencari dan menjangkiti satu demi satu rakyat negeri ini.

Tak hanya itu, janji dan empati juga diuji di negeri ini. Banyak yang berubah bahkan sirna, tanpa jelas alasan argumentasinya. Seseorang di negeri ini kehilangan sesuatu, tetapi tak mampu menyebut. Bahkan lupa apakah sebelumnya ada atau tidak. Upayanya mencari-mencari berharap semoga dapat ketemu.

Selamat datang corona, karena kehadiranmu membuat semua terbuka. Karenamu semua jadi tau, disini tidak ada apa-apa. Kesadaran tergugah, agar pemimpin bukan yang biasa-biasa tetapi harus luar biasa. Supaya pasca corona kelak, tidak lagi seperti katak dalam tempurung yang tak pernah merasa terkungkung.

Sering menepuk dada bergaya layaknya mirip rakyat negara adikuasa. Ternyata hanya kumpulan yang tidak tau dan tidak punya apa-apa sehingga jauh dimata dan kurang bermakna di dunia. Karena corona keinginan berjaya semakin jauh dari mata. Hati juga semakin merana, akibat peristiwa dan dampaknya tak mampu dikelola. Cemas , khawatir apabila disusul dengan  peristiwa yang lebih berbahaya.  

Tetapi meminta agar corona tidak terlalu lama. Supaya punya kesempatan untuk berbenah. Tidak mau lagi memilih hanya berdasarkan karena hanya itu yang ada.  Setelah menemukan vaksinnya, berjanji tidak lagi mengusir corona. Karena, langkah dan gerakmu telah dapat kami kelola. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020