Selasa, 23 Juni 2020 13:17:01

Apresiasi & Kecemasan Kasus Jhon Key

Apresiasi & Kecemasan Kasus Jhon Key

Beritabatavia.com - Berita tentang Apresiasi & Kecemasan Kasus Jhon Key

Apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya, sebagai aparat penegak hukum bergerak cepat sehingga dalam waktu 1x24 jam berhasil meringkus 30 orang ...

Apresiasi & Kecemasan Kasus Jhon Key Ist.
Beritabatavia.com -

Apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya, sebagai aparat penegak hukum bergerak cepat sehingga dalam waktu 1x24 jam berhasil meringkus 30 orang yang diduga pelaku pembunuhan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, dan penyerangan di komplek Green Lake City, Cipondoh, Tangerang, Minggu 21 Juni 2020 siang hari.

Sekaligus membuat kita perihatin dan cemas. Sebab peristiwa tersebut menjadi potret nyata lemahnya kesiapan Polri sebagai aparat yang berperan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtimas). Kedua peristiwa yang terjadi dalam waktu yang nyaris bersamaan mengkonfirmasi kekhawatiran publik akibat belum maksimalnya sistim yang dibangun dalam mengantisipasi semua yang potensi mengganggu Kamtibmas.

Mendengar penjelasan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, aksi berutal itu sudah direncanakan dan diawali dengan saling ancam antara dua tokoh yang saling besiteru keras. Hingga kemudian tokoh kelompok penyerang memerintahkan anggotanya untuk menghabisi lawan siterunya. Publik tahu Polisi memiliki catatan tentang Jhon Key, sosok yang berpengaruh di kelompoknya itu   mendapat pembebasan bersyarat dari LP Nusakambangan pada Desember 2019 lalu. Tetapi, dalam rangka memelihara Kamtibmas dan upaya antisipasi terhadap segala potensi gangguan. Kapolda Irjen Nana Sudjana tidak menjelaskan, tentang pengawasan terhadap Jhon Key yang sejak Desember 2019 sudah bebas menghirup udara segar. Publik tidak mendengar apa saja yang dimonitor atau diawasi polisi terhadap para napi yang mendapat pembebasan bersyarat atau yang telah menjalani masa tahanan. Terutama sosok-sosok yang memiliki catatan panjang tentang aksi-aksi brutal yang pernah dilakukannya.

Peristiwa yang berlangsung juga mengkonfirmasi, Polri harus berupaya meningkatkan kualitas koordinasi dengan steakholder seperti pihak keamanan komplek Green Lake City. Meski aksi brutal itu terjadi dengan waktu yang relatif singkat, tetapi menjadi sangat mencekam karena kehadiran Polisi tidak sesegera seperti yang diharapkan warga. Para pelaku seperti mendapat peluang untuk bertindak brutal, atau mungkin karena para pelaku yakin polisi tidak akan segera hadir. Respon petugas keamanan di komplek Green Lake City juga lebih ditingkatkan, sebab tidak segera meminta bantuan ke pihak kepolisian.  Begitu juga aksi pembantaian sadis di Duri Kosambi, Jakarta Barat yang terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan dengan aksi brutal di Green Lake City. Proses pembantaian terjadi begitu sadis dan disaksikan masyarakat luas dengan mata telanjang. Begitu buruk kah kondisi Kamtibmas di Ibukota ?

Sungguh kedua peristiwa sadis dan brutal yang dilakukan kelompok preman sangat menakutkan, mengerikan bahkan potensi menimbulkan trauma bagi warga masyarakat.Hendaknya, peristiwa ini menjadi momentum untuk membangun sistim deteksi sebagai upaya antisipasi dalam memelihara Kamtibmas. Serta menjadi pelajaran untuk kembali pada hakekat polisi sebagai penjaga kehidupan yang tentu tidak boleh jauh dari objek yang dijaga. Polisi tidak kemana-mana tetapi ada dimana-mana. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Kamis, 13 Agustus 2020
Berita Lainnya
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020
Senin, 06 April 2020
Sabtu, 04 April 2020