Senin, 16 November 2020 19:53:15

Mutasi Solusi Efektif Wujudkan Kamtibmas Ibukota

Mutasi Solusi Efektif Wujudkan Kamtibmas Ibukota

Beritabatavia.com - Berita tentang Mutasi Solusi Efektif Wujudkan Kamtibmas Ibukota

Mutasi dalam sebuah organisasi seperti di jajaran Polri adalah sesuatu yang lumrah dan biasa dilaksanakan dengan alasan penyegaran maupun dalam ...

Mutasi Solusi Efektif Wujudkan Kamtibmas Ibukota Ist.
Beritabatavia.com -

Mutasi dalam sebuah organisasi seperti di jajaran Polri adalah sesuatu yang lumrah dan biasa dilaksanakan dengan alasan penyegaran maupun dalam rangka tour of duty.Tetapi mutasi kali ini berbeda. Disusul penjelasan Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono tentang alasan pencopotan dua Kapolda karena tidak melaksanakan perintah terkait pengamanan protokol kesehatan. 

Secara tegas disampaikan kedua pimpinan ditingkat Polda yang dicopot adalah  Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat. Sedangkan beberapa Kapolda yang juga dimutasi sesuai dengan surat telegram Kapolri nomor ST/3222/XI/Kep/2020 yang ditanda tangani oleh ASDM Kapolri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan pada tanggal 16 Nopember 2020, tidak disertai penjelasan khusus. 

Sontak mutasi kali ini menjadi topik menarik yang mewarnai media sosial seperti group WhatsApp. Sebagian menduga pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat merupakan buntut dari acara yang digelar oleh pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.Apalagi kedua perwira tinggi yang dinyatakan dicopot adalah alumni AKPOL 1988 atau rekan seangkatan Kapolri Jenderal Idham Azis. Ditambah lagi belum adanya penjelasan yang rinci terkait perintah yang tidak dilaksanakan kedua Kapolda yang dicopot.

Tetapi, biarlah proses berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di internal Polri. Namun, mutasi kali ini, merupakan isyarat keseriusan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Ibukota Jakarta. Mutasi kali ini merupakan upaya dan langkah efektif untuk mewujudkan Kamtibmas di Ibukota Jakarta. Karena penunjukan Irjen Fadil Imran menggantikan Irjen Nana Sudjana sangat tepat untuk memberikan harapan bahwa kondisi Kamtibmas di Ibukota akan lebih kondusif. 

Sosok Irjen Fadil Imran sangat tepat untuk memimpin Polda Metro Jaya. Selain memahami situasi sosial dan budaya serta karakter warga Ibukota karena didukung  pengalaman bertugas di Polda Metro Jaya. Pria lulusan AKPOL 1991 ini juga memiliki hubungan baik dengan para ulama dan  tokoh masyarakat. Termasuk para aktivis dan jurnalist. Irjen Fadil secara intens membangun komunikasi dengan pihak diluar Polri bukan karena saat menjabat di wilayah tersebut. 

Tentu Fadil sangat memahami situasi dan kondisi di wilayah Tanah Abang Jakarta Pusat meskipun sudah lama meninggalkan posisi sebagai Kapolsek Tanah Abang. Tetapi Fadil Imran masih intens membangun komunkasi dengan sejumlah tokoh masyarakat dan ulama di wilayah Tanah Abang. Begitu juga di wilayah Jakarta Barat, saat menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

Artinya Kapolda baru Irjen Fadil Imran tidak lagi meraba atau memerlukan waktu untuk menyusun strategi dan menentukan langkah.Dapat dipastikan, sehari setelah dilantik, Fadil langsung injak gas yang tentu tingkat kecepatannya disesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Meskipun memelihara Kamtibmas di Ibukota Jakarta tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi DKI Jakarta dan seluruh wilayah hukum Polda Metro  Jaya merupakan barometer kamtibmas di Indonesia. 

Tetapi, lebih dari separuh perjalanan karirnya berlangsung di Polda Metro Jaya, sehingga Fadil Imran memiliki modal utama untuk dapat sukses memelihara Kamtibmas agar Ibukota Jakarta selalu kondusif. Komunikasi yang baik dengan berbagai pihak yang terus dipelihara, menjadi rel penghubung yang dapat mendukung dan melancarkan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Kapolda Metro Jaya. Kedekatannya dengan para jurnalis dan menjadikan sebagai mitra akan menjadi penting untuk membantu Polda Metro Jaya menyampaikan informasi yang baik kepada masyarakat.

fadilimran

Foto : Irjen Fadil Imran

Kesuksesan Fadil Imran sebagai Kapolda Jawa Timur dengan konsep aktual dan komprehensif  menjadi solusi efektif untuk menjawab problem yang potensi mengganggu Kamtibmas dan relevan dengan kondisi saat maupun pasca pandemi virus corona atau covid-19. Publik optimis program yang disosialisasikan Kapolda Jawa Timur Irjen DR Fadil Imran di awal tugasnya, akan memberikan manfaat bagi warga Jatim. Apalagi sosok pria lulusan AKPOL 1991 tidak gamang saat menjelaskan program unggulannya bertajuk “Desa Tangguh Berbasis POP”. Bahkan Kapolda mengajak kerja bersama menjaga Jawa Timur  supaya bebas dari virus corona. Potret berbeda dengan pemimpin yang biasanya selalu diawali dengan mengedepankan kesiapan pasukan dengan peralatannya.

Kehadiran Fadil Imran di Jawa Timur mendorong Polda Jawa Timur berperan maksimal dalam upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus covid-19. Doktor Kriminologi lulusan Universitas Indonesia ini selalu membawa sesuatu yang aktual dan relevan. Sehingga penunjukan Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya adalah poin penting dan yang terbaik dalam mutasi Polri kali ini. Kedatangan Fadil Imran menjadi momentum yang tepat untuk mewujudkan Kamtibmas di wilayah Ibukota Jakarta. Selamat bertugas Jenderal. 0 Edison Siahaan 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 23 Juni 2020
Senin, 15 Juni 2020
Selasa, 09 Juni 2020
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020