Selasa, 15 Maret 2011 08:30:03

Sakura, Samurai & Kimono

Sakura, Samurai & Kimono

Beritabatavia.com - Berita tentang Sakura, Samurai & Kimono

Menyebut bunga sakura dan tradisi samurai serta busana kimono , pasti bicara soal Jepang. Bangsa yang pernah menjajah negeri ini sekitar 3,5 tahun ...

Sakura, Samurai & Kimono Ist.
Beritabatavia.com - Menyebut bunga sakura dan tradisi samurai serta busana kimono , pasti bicara soal Jepang. Bangsa yang pernah menjajah negeri ini sekitar 3,5 tahun sangat displin dan memiliki semangat yang luar biasa dalam hal menguasai tekhnologi Tapi, tak rela kehilangan tradisi peninggalan nenek moyangnya. Meskipun peradaban masyarakat dunia sudah mendewakan tehknologi canggih.
Bangsa Jepang tidak menyimpan dendam atas sejarah hitam yang pernah menimpanya. Kendati kota Hiroshima dan Nagasaki di bumi hanguskan oleh tentara sekutu Amerika dengan menjatuhkan bom atom di dua kota tersebut pada 1942 silam. Bangsa Jepang, bangkit dengan semangat mengirimkan pemuda pemudinya kenegeri Barat dan Amerika untuk belajar dan kembali membangun negerinya hingga menjadi salah satu negara superpower dari Benua Asia. 
Pada Jumat 11 Maret 2011 negeri Sakura itu kembali diterpa gempa berkekuatan 8,9 SR disusul tsunami menerjang wilayah timur laut Jepang. Sebuah kekuatan dasyat pergerakan alam di bumi Jepang membuat negeri produsen mobil dan alat elektoronik terkenal itu luluh lantak. Tsunami menerjang hingga memporakporandakan wilayah  Sendai, prefektur Miyagi, Fukushima, Ibaraki, Iwate dan Chiba.
Sebuah tragedi alam yang memilukan, hingga menarik perhatian seluruh umat di bumi ini. Peristiwa itu menjadi pelajaran berharga bagi bangsa-bangsa lain termasuk Indonesia. Karena, dengan kekuatan gempa dan tsunami yang menghantam Jepang, maka jumlah korban diperkirakan mencapai ribuan orang. Mengingat Jepang salah satu negara terpadat penduduknya di dunia.
Namun, hingga hari kedua pasca gempa dan tsunami di Jepang, jumlah korban baru mencapai 384 jiwa. Sementara gempa berkekuatan 7,3 dan tsunami yang menerjang Aceh pada 2004 silam menelan korban hingga ribuan orang.
Mencegah terjadinya korban jiwa seminimal mungkin, merupakan upaya keras pemerintah Jepang yang sangat menghargai kehidupan dan menjunjung tinggi kemanusiaan. Pemerintah Jepang selalu memprioritaskan upaya perlindungan terhadap warganya, baik soal kesejahteraan maupun ancaman bencana alam.
Pemerintah Jepang berhasil mengajak masyarakat untuk sadar dan waspada, bahwa letak geografis negeri Jepang sangat potensi terhadap ancaman bencana alam. Sehingga pemerintah dan masyarakat Jepang, memiliki semangat dan derap langkah yang sama untuk membangun negerinya. Pemerintah dan masyarakat Jepang selalu seirama karena masing-masing merasa memiliki hak yang sama atas negerinya.
Dengan semangat bunga Sakura, tradisi Samurai dan Kimono  yang tak lekang karena perkembangan budaya dan teknologi. Serta sikap patriotis dan jujur serta memiliki budaya malu. Jepang dengan gagah berani menyerukan selogan ‘Jepang Pelindung Asia, Jepang Cahaya Asia, Jepang Pemimpin Asia’. 0 Edison Siahaan
 

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020