Rabu, 11 Mei 2011 11:53:00

Duka Beraroma Tak Sedap

Duka Beraroma Tak Sedap

Beritabatavia.com - Berita tentang Duka Beraroma Tak Sedap

Kita semua tentu ikut merasakan duka mendalam bagi seluruh keluarga korban pesawat Merpati Nusantara Airlines yang jatuh di Kaimana, Papua Sabtu ...

Duka Beraroma Tak Sedap Ist.
Beritabatavia.com - Kita semua tentu ikut merasakan duka mendalam bagi seluruh keluarga korban pesawat Merpati Nusantara Airlines yang jatuh di Kaimana, Papua Sabtu (7/5) lalu.
Ditengah selimut duka akibat kecelakaan yang hingga kini masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), guna mengetahui penyebabnya. Kita sudah dilumuri aroma tak sedap terkait pengadaan pesawat tipe MA-60 yang jatuh itu.

Memang, kita tidak kaget lagi, karena korupsi nyaris sudah membudaya di negeri ini. Tapi, kali ini sudah mencapai puncak yang tidak dapat di tolerir. Jika terbukti, pengadaan pesawat buatan negeri Cina itu beraroma korupsi, sehingga tidak memperdulikan kelayakan pesawat untuk dijadikan transportasi manusia. Dan akhirnya mengorbankan jiwa, maka ini sebuah tragedi manusia yang disebabkan oleh manusia yang tidak menusiawi.

Sungguh, para koruptor sudah tidak memperdulikan nyawa manusia. Sebuah tindakan yang sangat tidak manusiawi, bahkan bisa disebut koruptor adalah biang teroris. Maka, tak ada jalan lain, kecuali memerangi seluruh kegiatan yang beraroma korupsi. Kita tidak boleh  lagi memberikan ruang bagi para koruptor untuk menghirup udara segar dari bumi Indonesia. Saat ini langkah yang tepat bukan lagi semata hanya upaya pencegahan. Tetapi, sudah harus pemberantasan, karena korupsi nyaris terjadi diseluruh sendi kehidupan, bahkan boleh dikatakan sudah menjadi budaya di negeri ini. Tak ada kepedulian yang sungguh-sungguh dari penyelenggara negara, justru sebaliknya. pelaku korupsi terus berganti  dari kelompok yang satu ke kelompok yang lain.
Sementara, para koruptor tidak pernah memikirkan bahwa mereka hidup mewah ditengah penderitaan jutaan orang lainnya. Bahkan, sangat berani memamerkan hasil kejahatannya di hadapan jutaan rakyat yang menderita  kemiskinan.

Dibalik semua kontraversi yang dilontarkan para pejabat dan mantan pejabat terkait dugaan adanya ketidak beresan saat pengadaan pesawat tersebut. Pemerintah, khususnya aparat penegak hukum harus segera melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap dan menyeret seluruh pihak yang terlibat melakukan praktik korupsi dengan cara mark up harga pesawat tersebut. Sehingga, tidak hanya  merugikan negara mencapai 20 juta dolar Amerika Serikat, tetapi juga sudah mengorbankan nyawa manusia.
Jangan lagi ada duka, akibat kecelakaan yang disebabkan pesawat yang  tidak memenuhi  fasilitas keamanan, hanya karena keuntungan para koruptor.0 edison siahaan









Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020