Rabu, 12 Oktober 2011 16:39:10

NEGERI APA SIH ?

NEGERI APA SIH ?

Beritabatavia.com - Berita tentang NEGERI APA SIH ?

TIDAK berlebihan bila kita bertanya negeri apa sih Indonesia ini ?  Katanya, Negara berlandaskan hukum, tapi tak semua warga negara merasa ...

NEGERI APA SIH ? Ist.
Beritabatavia.com - TIDAK berlebihan bila kita bertanya negeri apa sih Indonesia ini ?  Katanya, Negara berlandaskan hukum, tapi tak semua warga negara merasa terlindungi oleh hukum. Sosok pemimpin ada, tetapi rakyatnya sepertinya tidak terpimpin. Negerinya kaya, tapi rakyatnya dilanda kemiskinan. Ah, sulit memastikan Indonesia ini negeri apa.
Tapi yang jelas, negeri ini dihuni oleh bangsa Indonesia yang suka libur. Serta suka dengan hal yang hanya membuang-buang waktu percuma, dan punya semangat tapi sedikit upaya. Tepatnya, bangsa yang banyak bicara dan rencana, namun, sedikit upaya maupun tindakan.

Sangat suka mengungkapkan kelemahan pihak lain, dan melempar tanggung jawab kepada orang lain. Kemudian cepat ingat gampang lupa, apalagi jika terkait dengan masalah hukum. Bisa mendadak sakit, padahal segar bugar dan sehat walafiat.
Bangsa Indonesia disebut juga memiliki sifat yang suka pamer. Serta banyak menuntut hak, tapi melupakan kewajiban. Dan yang paling sering kita lihat adalah sikap ragu, meskipun menjadi hak dan kewenangannya.

Akibat dari keraguan itu, banyak hal-hal yang penting terlupakan. Sebulan terakhir, banyak waktu kita yang terbuang sia-sia hanya soal saling melontarkan pernyataan, dan perombakan kabinet.

Kita hanya sibuk membicarakan soal pernyataan antara anggota DPR RI dan KPK. Kita juga disibukkan soal perombakan kabinet, sehingga kita lupa ada wilayah NKRI yang sudah dicaplok Malaysia. Kita juga menghabiskan waktu hanya untuk menunggu presiden mengumumkan pergantian menterinya yang kita juga tidak tahu kapan dilaksanakan.
Akhirnya, berdampak pada munculnya berbagai komentar bahkan pengerahan massa untuk berdemo hanya soal perombakan kabinet. Tentu aksi itu dilakukan oleh pihak-pihak yang kedudukannya terancam.

Sikap ragu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)ini terkait pernyataan rencana untuk merombak kabinet. Pernyataan Presiden itu karuan menimbulkan bukan hanya spekulasi, tetapi manuver-manuver politik. Akhirnya menuai pernyataan yang mengganggu Presiden dari kelompok yang kedudukannya terancam.

Proses perombakan kabinet terlalu panjang dan bertele-tele, akhirnya menjadi bumerang bagi Presiden sendiri. Padahal, perombakan kabinet dan penunjukan menteri merupakan hak prerogatif dari Presiden, sesuai dengan amanat konstitusi.
Seharusnya, Presiden tidak perlu menyampaikan pernyataan-pernyataan, terkait reshuffle kabinet. Apalagi pernyataan yang baru bersifat rencana. Akhirnya rencana itu menjadi amunisi politik yang hanya menghabis-habiskan energi.

Kalau memang Presiden merasa tidak puas dengan kinerja menteri, cukup dipanggil menteri yang bersangkutan. Jika, untuk menjaga etika politik karena menteri itu berasal dari partai politik yang menjadi koalisi, cukup hanya memberitahukan pimpinan partainya saja. Atau dibicarakan  secara internal, tidak perlu menjadi perhatian publik.
Sangat disesalkan, kita justru berebut hal-hal yang tidak perlu. Seharusnya, kita lebih banyak bekerja untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini. Karena, masih banyak rakyat yang merintih karena kesulitan memperjuangkan hidup.0 edison siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Kamis, 04 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Senin, 04 Mei 2020
Senin, 27 April 2020
Sabtu, 25 April 2020
Sabtu, 18 April 2020
Rabu, 15 April 2020
Jumat, 10 April 2020